Harga Melonjak Tak Wajar, BEI Pantau Ketat Tiga Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan tiga saham ke dalam kategori Unusual Market Activity (UMA). Langkah ini diambil otoritas bursa menyusul adanya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan pada ketiga emiten tersebut.

Ketiga saham tersebut milik PT Citatah Tbk (CTTH), PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA), dan PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO). Pengawasan ketat ini bertujuan memberikan perlindungan bagi para investor di pasar modal.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, memberikan penjelasan resmi dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (23/4/2026). Ia menekankan pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

“Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” kata Yulianto.

BEI meminta para investor memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa. Investor juga perlu mencermati kinerja perusahaan serta keterbukaan informasinya.

Otoritas bursa menyarankan investor mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten jika belum mendapat persetujuan RUPS. Selain itu, para pemodal perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum mengambil keputusan investasi.

Saham CTTH menunjukkan pergerakan harga yang signifikan akhir-akhir ini. Informasi terakhir mengenai emiten ini dipublikasikan pada 14 April 2026. Isinya merupakan penjelasan atas volatilitas transaksi saham perusahaan.

Emiten produsen bahan minuman, BOBA, juga masuk dalam radar pengawasan bursa. Informasi terakhir dari perseroan rilis pada 21 April 2026. Laporan tersebut berisi penyampaian laporan keuangan interim yang tidak diaudit.

Saham DEPO turut menjadi perhatian setelah harganya melonjak cukup tajam. Informasi terakhir mengenai pengelola jaringan toko bangunan ini tayang pada 20 April 2026. Pihak manajemen memberikan penjelasan mengenai volatilitas transaksi yang terjadi.

Harga Saham

Pada perdagangan Rabu (22/4/2026) saham CTTH ditutup di harga Rp134. Angka ini naik Rp16 atau 13,56% dari harga penutupan sebelumnya Rp118. Volume perdagangan mencapai 296,87 juta saham dengan kapitalisasi pasar Rp164,93 miliar. Saham ini pernah menyentuh harga terendah Rp70 pada Maret 2026.

Saham BOBA melonjak 24,56% menuju posisi Rp284. Harga terbaru ini menjadi level tertinggi sepanjang tahun berjalan. Volume transaksi tercatat sebanyak 18,58 juta saham. Kapitalisasi pasar BOBA saat ini berada di angka Rp328,23 miliar.

Saham DEPO berada di level Rp326 atau naik 12,41%. Harga pembukaan saham ini berada pada posisi Rp292. Volume perdagangan mencapai 7,36 juta saham. Nilai kapitalisasi pasar DEPO tercatat sebesar Rp2,21 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tak Cuma Tebar Sanksi, BEI Terapkan Aturan Baru I-A untuk Bina Emiten

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus...

BEI Jatuhkan 845 Sanksi kepada 494 Emiten “Nakal” di Q1 2026!

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperketat...

Geser ke Zona Hijau, IHSG Pagi Ini Naik 0,51% ke 7.580,237 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru