Free Float RAJA Capai 22,55% Meski Investor Ritel Susut, Hapsoro Pengendali Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat porsi kepemilikan saham publik (free float) sebesar 22,55% per akhir April 2026. Dengan capaian tersebut, perseroan telah melampaui ketentuan minimum free float yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dirilis pada 10 Mei 2026, jumlah saham free float RAJA mencapai 953,41 juta lembar. Sesuai Ketentuan V.1.1 Peraturan Bursa Nomor I-A, perusahaan yang tercatat di Papan Utama wajib memiliki sedikitnya 50 juta saham free float dan minimal 15% dari total saham tercatat.

Laporan tersebut juga mengungkap susunan pemegang saham utama dan pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) perseroan. Hapsoro tercatat sebagai pengendali pada tingkat individu dengan kepemilikan langsung sebanyak 1,16 miliar saham atau setara 27,52%.

Selain itu, Sentosa Bersama menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 1,49 miliar saham atau 35,44%. Adapun PT Basis Utama menggenggam 523,17 juta saham atau setara 12,38%.

Dari jajaran manajemen, dua anggota direksi tercatat memiliki saham perseroan. Direktur Utama Djauhar Maulidi menguasai 5,30 juta saham atau 0,13%, sedangkan Direktur Ogi Rulino memiliki 2,25 juta saham atau 0,05%.

Meski struktur kepemilikan publik tetap solid, jumlah investor RAJA mengalami penurunan. Jumlah pemegang saham dengan Single Investor Identification (SID) berkurang 5.432 investor menjadi 58.491 SID pada akhir April 2026, dari 63.923 SID pada bulan sebelumnya.

Kendati demikian, jumlah tersebut masih jauh di atas ketentuan minimum BEI. Berdasarkan Ketentuan V.1.2 Peraturan Bursa Nomor I-A, emiten wajib memiliki sedikitnya 300 nasabah pemilik SID.

Manajemen RAJA menegaskan bahwa perhitungan free float telah dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku, dengan mengecualikan kepemilikan pihak pengendali beserta afiliasinya.

“Perhitungan free float telah disajikan sesuai dengan Peraturan Pencatatan Bursa Nomor I-A dan/atau I-V,” tulis manajemen RAJA dalam keterbukaan informasi dikutip Senin 911/5/2026).

Hingga akhir April 2026, total saham tercatat RAJA mencapai 4,22 miliar lembar. Perseroan juga memiliki saham tresuri sebanyak 14,74 juta lembar atau setara 0,35% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Corporate Secretary RAJA, Yuni Pattinasarani, menyampaikan laporan tersebut melalui sistem pelaporan elektronik BEI. Dalam administrasi efek, perseroan menggunakan jasa PT Ficomindo Buana Registrar sebagai Biro Administrasi Efek (BAE).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Struktur Kepemilikan AHAP Terungkap, Anthoni Salim di Balik Pengendali Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk...

Free Float SURE Masih di Bawah Ketentuan BEI, Ini Sosok UBO di Balik Pengendali

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Super Energy Tbk (SURE) menyampaikan...

Direktur BULL Wong Kevin Serok 2 Juta Lembar Saham Perusahaan Sendiri

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Wong Kevin, Direktur PT Buana Lintas Lautan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru