spot_img

Rekam Jejak Irvan Susandy, Petahana Direktur BEI yang Aktif Kembangkan IDXCarbon

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan kembali Irvan Susandy untuk mengisi kursi Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030. Irvan merupakan sosok petahana yang telah mendedikasikan lebih dari dua dekade kariernya untuk menjaga integritas mesin perdagangan pasar modal Indonesia.

Pria kelahiran Jakarta, 1 Juli 1974 ini memiliki latar belakang pendidikan yang sangat kuat di bidang akuntansi. Ia merupakan lulusan Jurusan Akuntansi Universitas Padjadjaran tahun 1999. Ketelitian khas akuntan inilah yang ia bawa dalam mengawasi lalu lintas transaksi di bursa.

Karier Irvan di BEI dimulai sejak Maret 2003. Ia merangkak dari level staf hingga menduduki berbagai posisi strategis. Sebelum menjabat sebagai Direktur pada Juni 2022, Irvan merupakan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan. Ia juga pernah lama menjabat sebagai Kepala Divisi Pengawasan Transaksi selama delapan tahun.

Pengalaman internasional Irvan dalam bidang pengawasan pasar modal sangat mumpuni. Ia tercatat pernah mengikuti konferensi pengawasan pasar modal SMARTS di berbagai pusat keuangan dunia, mulai dari Chicago, London, hingga New York. Pada 2024, ia juga menyelesaikan ASEAN Global Leadership Programme di London School of Economics and Political Science (LSE).

Selain ahli dalam urusan perdagangan saham, Irvan merupakan salah satu tokoh kunci di balik pengembangan bursa karbon di Indonesia. Ia aktif melakukan kajian dan pengembangan peluncuran IDXCarbon pada September 2023. Keahliannya ini membawa Irvan menjadi pembicara dalam forum internasional B20 terkait dukungan pasar karbon sekunder.

“Speaker with the theme Secondary Carbon Market Support the Energy Transition Implementation in Indonesia – B20,” tulisnya dalam catatan pengalaman terkait aktivitas perdagangan karbon.

Tugas Irvan ke depan tidaklah ringan. Sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, ia bertanggung jawab memastikan seluruh Anggota Bursa (AB) patuh terhadap aturan yang berlaku. Ia juga memimpin berbagai komite penting, seperti Komite Perdagangan, Komite Investasi, dan Komite Disiplin Anggota.

Kembalinya Irvan Susandy dalam jajaran direksi memberikan sinyal stabilitas bagi para pelaku pasar. Dengan pengalaman panjangnya dalam pengawasan dan audit investigatif, investor dapat merasa lebih aman bertransaksi di bawah pengawasan sistem yang ia pimpin. Fokusnya tetap jelas: menciptakan perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien bagi seluruh pemangku kepentingan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Mengenal Umi Kulsum, Srikandi Pasar Modal yang Jadi Calon Direktur Keuangan BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Umi...

Dari KPEI ke BEI: Rekam Jejak Iding Pardi dan Ambisi Transformasi Pasar Modal Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Iding...

Jejak Karier Abdul Munim: Dari Staf IT Hingga Kursi Direksi Bursa Efek Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Abdul...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru