STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak variatif pada penutupan perdagangan Rabu (17/6/2026). Sejumlah indeks mencatatkan penguatan signifikan. Namun, ada pula bursa yang berakhir di zona merah atau tidak bergerak sama sekali.
Mengutip CNBC, indeks STI di Singapura melonjak paling tinggi. Indeks ini naik 59,6 poin atau 1,16% ke level 5.176,46. Bursa Shenzhen di China juga melesat 1,31% atau naik 205,705 poin ke posisi 15.880,951.
Kenaikan juga diikuti oleh indeks Shanghai yang tumbuh 0,4% ke level 4.108,076. Indeks NIFTY 50 di India menguat 0,4% ke posisi 24.085,7 setelah naik 96,55 poin. Sementara itu, bursa Taiwan naik tipis 0,15% atau 68,2 poin menjadi 45.877,39.
Sebaliknya, indeks Hang Seng (HSI) di Hong Kong justru terkoreksi paling dalam. HSI turun 0,74% atau berkurang 181,79 poin ke level 24.312,16. Indeks SETI Thailand juga melemah tipis 0,06% ke posisi 1.587,07.
Beberapa bursa utama terpantau tidak mengalami perubahan atau stagnan (UNCH). Nikkei di Jepang bertahan di level 69.902,25. Kondisi serupa terjadi pada ASX 200 Australia di angka 8.966,3.
Bursa Malaysia tetap berada di level 1.709,99. Begitu pula dengan indeks NZX 50 Selandia Baru di posisi 13.392,98 dan KOSPI Korea Selatan di level 8.864,24. Terakhir, indeks SGX-CNBC China Growth ditutup stabil pada angka 1.621,006.

