spot_img

Saham MSJA Menguat Setelah Pengumuman UMA, Ini Pergerakannya.

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan saham PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) dalam kategori Unusual Market Activity (UMA) setelah terdeteksi adanya pola transaksi yang tidak wajar di pasar.

Pengumuman UMA tersebut disampaikan Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI), Yulianto Aji Sadono, dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (24/6/2026). BEI menegaskan status UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan di bidang pasar modal.

Menurut BEI, informasi terakhir yang disampaikan emiten kepada publik adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek tertanggal 8 Juni 2026. Saat ini Bursa masih mencermati perkembangan pola transaksi saham MSJA.

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham MSJA tersebut, perlu kami sampaikan Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” ujar Yulianto.

BEI meminta investor memperhatikan jawaban perseroan atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasi emiten, mengkaji rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

MSJA menjadi satu-satunya saham yang masuk daftar UMA dalam pengumuman tersebut.

Harga Saham

Saham MSJA bergerak menguat pada perdagangan Rabu (24/6/2026) hingga pukul 10.09 WIB. Berdasarkan data perdagangan RTI, saham ini berada di level Rp420 per saham, naik Rp6 atau 1,45% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Nilai transaksi mencapai sekitar Rp468,92 juta dengan volume perdagangan 1,13 juta saham dan frekuensi transaksi sebanyak 74 kali.

Sehari sebelumnya, Selasa (23/6/2026), saham MSJA ditutup di Rp414 per saham, turun dari harga pembukaan Rp428. Dalam perdagangan tersebut, saham bergerak pada rentang Rp402 hingga Rp432 per saham.

Secara historis, kinerja saham MSJA masih menunjukkan tren positif. Dalam satu bulan terakhir saham ini menguat 5,53%. Dalam tiga bulan naik 0,96%, sedangkan dalam enam bulan melonjak 35,48%.

Secara year to date (YTD), saham MSJA masih mencatat kenaikan 24,26%. Dalam periode satu tahun terakhir, penguatan saham mencapai 35,48%.

Meski demikian, dalam lima hari perdagangan terakhir saham MSJA masih terkoreksi 0,94%, menandakan adanya tekanan jual jangka pendek.

Selama 30 hari terakhir, saham MSJA mencatat delapan hari kenaikan dengan akumulasi penguatan 74 poin dan tujuh hari penurunan dengan akumulasi pelemahan 54 poin. Secara kumulatif, saham ini masih membukukan kenaikan bersih 20 poin atau 5,38%.

Pada perdagangan Rabu pagi, posisi Rp420 berada mendekati batas atas kisaran harga harian Rp414-Rp422. Dalam satu bulan terakhir, saham MSJA bergerak pada rentang Rp376-Rp450 per saham.

Sementara itu, dalam enam bulan hingga satu tahun terakhir, saham MSJA bergerak pada kisaran Rp288-Rp560 per saham. Posisi saat ini masih berada di bawah level tertinggi tahunannya, namun tetap menunjukkan penguatan dibandingkan awal tahun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Divestasi 2,64% Saham WGSH, Walden Global Services Kantongi Cuan Miliaran

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Walden Global Services, pemegang saham pengendali PT...

Ambles 1,62%, IHSG Sesi I ke 6.002,200, IDXTECHNO Naik 0,25%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada...

Simak! OJK Terbitkan POJK Financial Influencer, Tujuan Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru