STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Cakra Bhakti Para Putra, pemegang saham pengendali PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) menambah kepemilikan dengan memborong 20.500 lembar saham perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 23 Juni 2026.
Cakra Bhakti Para Putra membeli saham ISSP pada kisaran harga Rp388 per lembar. Pada perdagangan di BEI, Selasa 23 Juni 2026, saham ISSP ditutup di level Rp394 per unit. Dengan demikian, Cakra Bhakti Para Putra membeli saham ISSP pada harga diskon Rp6 per unit atau dibawah harga pasar.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Rabu 24 Juni 2026, tujuan Cakra Bhakti Para Putra membeli saham ISSP adalah untuk menambah investasi dengan kepemilikan saham langsung atas emiten pipa baja tersebut.
Sebelum transaksi, Cakra Bhakti Para Putra menggenggam saham ISSP sebanyak 4.143.863.430 unit atau 57,67%. Setelah dilakukan transaksi, kepemilikan Cakra Bhakti Para Putra atas saham ISSP meningkat menjadi 4.143.883.930 unit atau setara 57,67% saham.
Hingga pukul 10.01 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Rabu 24 Juni 2026, saham ISSP tercatat stagnan di level Rp394 per unit. Selama periode sepekan, saham ISSP naik tipis 0,76%. Jika dibandingkan antara harga 25 Mei 2026 sebesar Rp424 per unit terhadap penutupan kemarin, saham emiten pipa bajam ini telah merosot sebesar 7,07%.
PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) atau Spindo, didirikan pada tahun 1971 di Surabaya. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam pipa/tabung baja, seperti pipa struktural, pipa air, pipa minyak dan gas, pipa baja tahan karat, pipa galvanik, tiang baja, dan tabung mekanis, serta produk terkait lainnya. Perusahaan ini memiliki sekitar 1.000 pekerja di enam pabrik modern yang berlokasi di Surabaya, Pasuruan, Karawang, dan Sidoarjo.

