STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) yakni PT Pemenang Nusantara Internasional mengurangi kepemilikan melalui penjualan 19.167.400 lembar (0,37%) sahamnya di perusahaan properti tersebut pada 18 Juni 2026
Seperti dikutip dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Rabu 24 Juni 2026, Pemenang Nusantara Internasional menjual saham WINR pada harga Rp22 per lembar sehingga mengantongi keuntungan sebesar Rp421,682 juta.
Tujuan Pemenang Nusantara Internasional menjual saham WINR adalah merealisasikan keuntungan investasi atas saham emiten property tersebut. Meski demikian, Pemenang Nusantara Internasional tetap menguasai mayoritas saham WINR dengan kepemilikan 57,35%.
Sebelum dilakukan transaksi, Pemenang Nusantara Internasional menggenggam sebanyak 3.021.584.400 unit atau setara 57,72% saham. Adapun pasca penjualan tersebut, kepemilikan Pemenang Nusantara Internasional berkurang menjadi 3.002.417.000 unit atau setara 57,35%.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 24 Juni 2026, saham WINR ditutup turun 9,09% menjadi Rp20 per unit disbanding sehari sebelumnya di Rp22 per unit. Selama periode sepekan,saham WINR turun 9,09%. Jika dibandingkan harga penutupan 25 Mei 2026 sebesar Rp26, maka harga saham emiten pengembang property ini telah merosot sebesar 23,07%
Seperti diketahui, PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) merupakan perusahaan induk dari Winner Group, pengembang properti yang didirikan pada 2007 di Batam. Perusahaan memiliki 8 anak perusahaan seperti PT Gosyen Indo Asia, PT Wijaya Nusantara Internasional, PT Kaliban Bangun Indonesia, dan PT Angkasa Pura Sanjaya.
Beberapa portofolio perusahaan adalah Winner Sweet Home Residential, Winner Flower House Residential, Winner Mangrove Millennium Villa Resort House, dll. Pada tahun 2019, WINR memperluas bisnis ke tingkat nasional dengan mengembangkan area seluas 125 hektare di Bogor yakni Central Business District Cibinong New City, dan juga ke kota-kota lainnya.

