STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (25/6/2026) waktu setempat. Investor kembali optimis setelah pasar mengalami perdagangan yang bergejolak selama beberapa hari terakhir. Sentimen positif ini mendorong mayoritas indeks utama di kawasan tersebut melaju ke zona hijau.
Mengutip CNBC, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir naik 0,8% ke posisi 640,21. Hampir semua sektor dan bursa utama di kawasan tersebut mencatatkan kenaikan. Indeks DAX Jerman tumbuh 1,03% ke posisi 24.994,83. Hasil ini dicapai setelah raksasa pertahanan Rheinmetall berhasil menghapus kerugian pada tengah hari. Saham Rheinmetall akhirnya menutup perdagangan di posisi mendatar.
Indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,65% ke level 10.529,89. Indeks CAC 40 Perancis juga naik 0,55% ke posisi 8.431,61. Sektor kesehatan dan utilitas menjadi pemimpin penguatan di bursa Eropa kali ini. Sementara itu, sektor telekomunikasi tertinggal dari pergerakan indeks secara umum.
Bursa saham lainnya di kawasan Eropa juga menunjukkan performa beragam. Indeks BEL 20 Belgia melonjak 1,06% ke level 5.732,05. Indeks PSI20 Portugal mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 1,12% ke posisi 9.157,33.
Indeks OMXS30 Swedia ikut menguat 1,08% ke level 3.180,882. Di Swiss, indeks SMI naik 0,81% ke posisi 14.231,96. Indeks OMXC 25 Denmark bertambah 0,95% ke level 1.813,35.
Indeks HEX Finlandia naik 0,43% ke posisi 13.655,6. Indeks FTSE MIB Italia mencatatkan kenaikan tipis 0,28% ke level 51.782,91. Indeks AEX Belanda juga merangkak naik 0,22% ke posisi 1.067,71.
Namun, tidak semua bursa Eropa bernasib sama. Indeks OBX Norwegia justru turun 0,65% ke level 1.853,65. Indeks Athens di Yunani juga melemah 0,78% dan berakhir di posisi 2.451,62.
Kenaikan bursa Eropa hari ini mencerminkan pulihnya kepercayaan pelaku pasar. Para investor kini tengah menimbang berbagai data ekonomi terbaru di tengah upaya pemulihan sektor-sektor unggulan. Sektor farmasi dan penyedia layanan publik (utilitas) menjadi motor utama yang menjaga momentum kenaikan hingga penutupan pasar

