spot_img

Direktur Jasa Armada Indonesia (IPCM) Arief Hermawan Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM ) mengumumkan, pengunduran diri  Bapak Arief Hermawan  selaku Direktur Armada dan Operasi Perseroan. Demikian disampaikan oleh Eddy Maristani, Sekretaris Perusahaan IPCM  dalam laporan keterbukaan ke Bursa Efek Indonesia, Senin 29 Juni 2026.

Menurut Eddy, pengunduran diri terjadi karena yang bersangkutan diangkat menjadi Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim. Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Pelindo Jasa Maritim Nomor: KP.03/25/6/13/RKTK/UTMA/PLND -26 dan Nomor: SK.03/25/6/2/SKPR/UTMA/PSD- 26 tanggal 25 Juni 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi PT Pelindo Jasa Maritim.

Eddy menjelaskan, pengunduran diri tersebut dilakukan dalam rangka pemenuhan kepatuhan terhadap Anggaran Dasar bahwa Anggota Direksi Perseroan tidak dapat memangku jabatan rangkap pada lembaga yang diatur ketentuan dalam peraturan perundang- undangan dan/atau yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.

“Perseroan akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) paling lambat 90 (sembilan puluh) hari sejak diterimanya surat pengunduran diri tersebut untuk memutuskan permohonan pengunduran diri Bapak Arief Hermawan,” tulis Eddy dalam pengumumannya.

Dia menegaskan bahwa pengunduran diri Arief Hermawan sebagai Direktur  Armada dan Operasi Perseroan tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan.

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) atau IPC Marine, menyediakan layanan pemanduan dan penundaan di beberapa pelabuhan. Merupakan perusahaan yang berbasis di Jakarta dengan dua belas unit operasi di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Pada awal pengoperasiannya merupakan unit usaha pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), sebelum menjadi anak perusahaan pada 13 Juli 2013. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada September 2014, dan menawarkan jasa kapal, jasa pengelolaan kapal, dan jasa angkutan kapal.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tamaris Hidro (TYRO) Absen Bagi Dividen 2025, Laba Bersih Rp31,8 Miliar Dialokasikan untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Tamaris Hidro (TYRO) memutuskan tidak...

DBS: Inflasi dan Geopolitik Jadi Sorotan, Emas hingga Saham AI Masih Menarik untuk Kuartal III 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Chief Investment Office DBS merekomendasikan...

Dukung Ekspansi Usaha, Humpuss Maritim (HUMI) Beli 2 Unit Kapal Tug Boat Rp22,5 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), melalui ...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru