STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) akan melakukan penawaran tender wajib sebanyak 900.000.000 (28,47%) saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) yang dimiliki oleh pemegang saham publik senilai Rp56,7 miliar.
Manajemen INET dalam laporan keterbukaan infomasi yang dipublikasikan di situs web Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 17 Juni 2026 mengemukakan, harga pelaksanaan penawaran tender wajib PADA sebesar Rp63 per lembar.
“Pelaksanaan penawaran tender berlangsung mulai 18 Juni 2026 sampai dengan 17 Juli 2026. Penawaran tender saham PADA dilakukan oleh PT Yakin Bertumbuh Sekuritas,” tulis Manajemen INET dalam pengumumanmya.
Seperti diketahui, INET melakukan akuisisi terhadap 1.687.455.000 lembar (53,57%) saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) dari Koperasi Pegawai Indosat atau Kopindosat pada 2 Februari 2026. Harga akuisisi saham PADA sebesar Rp63 per lembar sehingga INET menggelontorkan dana sebesar Rp106,30 miliar.
INET sebagai Pengendali Baru menyatakan telah memiliki dana yang cukup dan sanggup untuk melaksanakan kewajibannya untuk melakukan pembayaran penuh kepada pemegang saham yang berhak sehubungan dengan Penawaran Tender Wajib tersebut. Ini dinyatakan dalam Surat Pernyataan Pengendali baru tertanggal 4 Februari 2026 dengan total nilai sebesar Rp56,70 miliar yang bersumber dari Internal Kas Pengendali Baru.
Pengendali Baru menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk melakukan penghapusan atas pencatatan saham Perusahaan Sasaran dari BEI, mengajukan perubahan status Perusahaan Sasaran dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup; melikuidasi Perusahaan Sasaran; dan atau mengubah kebijakan dividen Perusahaan Sasaran tersebut.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 17 Juni 2026, saham PADA tercatat turun 4,21% menjadi Rp121 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp127 per unit. Selama periode sepekan, saham PADA naik 20,95%.

