Bidik Pendapatan Rp299,53 Miliar pada 2026, Ini Strategi Manajemen LOPI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) menargetkan pendapatan bersih sebesar Rp299,53 miliar pada 2026. Target tersebut, 130,23% lebih tinggi dibanding realisasi pendapatan tahun 2025 sebesar Rp130,1 miliar. Adapun laba bersih LOPI diproyeksikan Rp20,65 miliar pada 2026.

Manajemen LOPI dalam materi paparan publik yang disampaikan, Senin 11 Mei 2026 mengatakan, untuk mencapai target di atas, Perseroan akan meningkatkan skala pattform, memperkuat keahlian logistik khusus, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

Selain itu, manajemen Perseroan juga akan tetap menjaga tata kelola, dan pengendalian risiko dan penciptaan nilai berkelanjutan. Tentu hal tersebut didukung oleh aktivitas distribusi yang kuat, ekspansi ekonomi, penawaran layanan terintegrasi , serta ekspansi usaha yang terukur.

Perseroan juga bertekad untuk memperkuat efisiensi operasional, sistem digital, kapabilitas project logistics, sinergi WMI, dan disiplin pengelolaan modal kerja. Berbagai langkah strategis dan terobosan  tersebut menuntut Perseroan untuk menjaga rantai pasok yang presisi, handal dan dukungan teknologi serta membuka peluang bagi pemain logistik spesialis dengan kapasitas engineering.

Pada tahun 2025, jelas manajemen, LOPI membukukan pendapatan bersih sebesar Rp130,1 miliar, tumbuh 50,57% dari Rp86,4 miliar pada tahun 2024. Pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh peningkatan permintaan terhadap layanan logistic serta project-based supply chain untuk berbagai sektor industri.

Lonjakan pendapatan  juga berhasil mendorong laba bersih Perseroan meningkat 30% menjadi Rp3,48 miliar  pada 2025, dari Rp2,6 miliar pada 2024. Manajemen LOPI menyebutkan bahwa torehan ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk terus bertumbuh sekaligus menjaga disiplin pengelolaan keuangan.

Seperti diketahui,  PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) adalah perusahaan ekspedisi barang yang mencakup pasar domestik dan internasional. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2016 di Jakarta, dan merupakan anak perusahaan Logistics Plus Inc., sebuah perusahaan Amerika Serikat.

Hal ini membuat perusahaan memiliki hak istimewa untuk menggunakan jaringan global Logistic Plus di 180 negara untuk tujuan logistik dan layanan pengiriman barang internasional (termasuk izin impor dan ekspor, administrasi dokumen LC, dll.). (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Minta Restu RUPS, Resources Alam (KKGI) Siap Tambah Lini Usaha Pergudangan dan Penyimpanan serta Pariwisata

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) berencana mengembangkan...

Direktur Gozco Plantations (GZCO) Jual 5 Juta Saham, Kantongi Dana Segar Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Jamal Rosyidin Hakki, Direktur PT Gozco...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru