Direktur Gozco Plantations (GZCO) Jual 5 Juta Saham, Kantongi Dana Segar Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Jamal Rosyidin Hakki, Direktur PT Gozco Plantations Tbk (GZCO), mengurangi kepemilikan sahamnya di perusahaan melalui dua transaksi pada 2 April 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jamal menjual total 5 juta lembar saham GZCO dengan status kepemilikan langsung.

Pada transaksi pertama, Jamal melepas 4 juta saham di harga Rp200 per lembar sehingga nilai transaksi mencapai Rp800 juta.

Selanjutnya, ia kembali menjual 1 juta saham pada harga Rp202 per saham dengan nilai transaksi sebesar Rp202 juta.

Dengan demikian, total dana yang diperoleh dari aksi divestasi tersebut mencapai Rp1,002 miliar.

Setelah transaksi, kepemilikan Jamal di GZCO turun dari 18.332.000 saham atau setara 0,31% menjadi 13.332.000 saham atau sekitar 0,22%.

Dalam keterbukaan informasi tertanggal 11 Mei 2026, Jamal menyebut tujuan transaksi tersebut untuk keperluan finansial pribadi.

“Tujuan transaksi: Personnel Financial Matters,” tulis Jamal dalam laporan keterbukaan informasi, Senin (11/5/2026).

Ia juga menegaskan kepemilikan saham tersebut merupakan kepemilikan langsung dan bukan sebagai pemegang saham pengendali.

“Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul,” tulisnya.

Hingga saat ini, Jamal Rosyidin Hakki masih tercatat sebagai anggota Direksi PT Gozco Plantations Tbk, emiten yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bidik Laba Melonjak 70%, FORE Siapkan Rp250 Miliar untuk Ekspansi 100 Gerai Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE)...

Ini Alasan FORE Belum Bagikan Dividen 2025 Meski Laba Bersih Naik 54,8%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE)...

Minta Restu RUPS, Resources Alam (KKGI) Siap Tambah Lini Usaha Pergudangan dan Penyimpanan serta Pariwisata

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) berencana mengembangkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru