Free Float PANI Turun Jadi 7,96%, Empat Pemilik Manfaat Akhir Tetap Mengendalikan Perseroan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melaporkan komposisi registrasi pemegang efek per April 2026. Dalam laporan tersebut, emiten properti ini mencatat penurunan porsi saham publik (free float) secara signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah saham free float PANI tercatat sebanyak 1.441.993.373 saham atau setara 7,96% dari total saham tercatat. Angka tersebut menurun dari posisi Maret 2026 yang mencapai 1.996.035.000 saham atau 11,02%.

Dengan demikian, porsi saham publik PANI masih berada di bawah ketentuan minimum free float untuk emiten yang tercatat di Papan Utama. Mengacu pada Peraturan BEI Nomor I-A, perusahaan tercatat wajib memiliki saham free float sekurang-kurangnya 50 juta saham dan paling sedikit 15% dari total saham tercatat. Meski jumlah saham publik PANI telah melampaui 50 juta saham, persentasenya belum memenuhi ambang batas yang ditetapkan.

Corporate Secretary PANI, Christy Grassela, menyatakan bahwa laporan tersebut telah disusun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Direksi bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” ujar Christy dalam keterbukaan informasi, Senin (11/5/2026).

Dalam laporan tersebut, PT Multi Artha tercatat sebagai pemegang saham pengendali tunggal dengan kepemilikan sebanyak 15.234.037.094 saham atau setara 84,09%.

Sementara itu, pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% dalam bentuk non-warkat tercatat sebanyak 2.882.988.504 saham atau setara 15,91%. Perseroan juga tidak memiliki saham treasuri hingga akhir April 2026.

Adapun pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO) PANI tercatat sebanyak empat orang. Mereka adalah Susanto Kusumo dengan kepemilikan 99,6% melalui PT Cahaya Bintang Sejahtera, Alexander Halim Kusuma dan Richard Halim Kusuma yang masing-masing memiliki 25% melalui PT Catur Kusuma Abadi Sejahtera, serta Hindarto Budiono dengan kepemilikan 95,99% melalui PT Tunas Mekar Jaya.

Jumlah investor PANI yang memiliki nomor Single Investor Identification (SID) juga mengalami penurunan. Hingga akhir April 2026, jumlahnya tercatat sebanyak 52.316 investor, turun 1.495 investor dibandingkan posisi Maret 2026 yang mencapai 53.811 investor.

Meski demikian, jumlah pemegang saham PANI masih jauh di atas ketentuan minimum BEI, yakni sedikitnya 300 pemegang SID. Saat ini, PANI tercatat di Papan Utama dengan total saham tercatat sebanyak 18.117.025.598 saham.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bidik Laba Melonjak 70%, FORE Siapkan Rp250 Miliar untuk Ekspansi 100 Gerai Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE)...

Ini Alasan FORE Belum Bagikan Dividen 2025 Meski Laba Bersih Naik 54,8%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE)...

Minta Restu RUPS, Resources Alam (KKGI) Siap Tambah Lini Usaha Pergudangan dan Penyimpanan serta Pariwisata

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) berencana mengembangkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru