Rabu, Januari 14, 2026
25.1 C
Jakarta

BTN Syariah Raih Laba Bersih Rp535 Miliar, Naik 33,6% di Kuartal III-2024!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali mencatatkan kinerja cemerlang melalui unit usaha syariahnya, BTN Syariah. Pada kuartal III-2024, BTN Syariah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp535 miliar. Angka ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 33,6% dibandingkan dengan Rp401 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan laba bersih BTN Syariah terutama didorong oleh kenaikan penyaluran pembiayaan. Pada kuartal III-2024, BTN Syariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp42,7 triliun, naik 19,3% dari Rp35,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Tak hanya itu, BTN Syariah juga menunjukkan kinerja positif dalam penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). DPK BTN Syariah tercatat sebesar Rp47,6 triliun, naik 31,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Seiring dengan itu, aset BTN Syariah juga mengalami lonjakan. Pada akhir kuartal III-2024, aset BTN Syariah tercatat mencapai Rp57,7 triliun, tumbuh 19,2% dibandingkan dengan Rp48,4 triliun pada tahun sebelumnya.

“Kami merasa bangga bahwa BTN Syariah mampu menunjukkan performanya yang gemilang secara konsisten dan semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar pembiayaan perumahan berbasis syariah,” ujar Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu di Jakarta, Kamis, (28/11/ 2024).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kasus Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia Capai Rp1,4 Triliun, OJK Buka Suara soal Dana Nasabah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendalami...

Targetkan Rp11 Triliun, Pemerintah Siap Lelang 8 Seri Sukuk Negara pada 13 Januari

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemerintah Republik Indonesia akan menggelar lelang...

BTN Rampungkan Spin-off UUS ke Bank Syariah Nasional, Nilai Transaksi Rp5,56 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru