spot_img

Elnusa Cetak Sejarah, Terapkan Teknologi CEOR Offshore Pertama di Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Elnusa Tbk (Elnusa) mempertegas perannya sebagai perusahaan jasa energi berbasis teknologi melalui keberhasilan implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis Polymer Flooding pada Pilot Project Enhanced Oil Recovery (EOR) Lapangan Rama milik Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES).

Proyek ini menjadi implementasi teknologi CEOR offshore pertama di Indonesia, sekaligus menandai langkah penting transformasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas lapangan migas nasional yang telah memasuki fase mature field. Pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan Elnusa Group dalam menghadirkan solusi teknologi yang mampu meningkatkan recovery factor, memperpanjang umur produksi lapangan, serta mendukung target peningkatan lifting minyak nasional.

Momentum ini ditandai melalui Ceremony Pilot Project EOR Lapangan Rama yang diselenggarakan pada 8 Juli 2026 sebagai simbol dimulainya first polymer injection pada lapangan offshore di Indonesia. Melalui anak usahanya, PT Elnusa Petrofin, Elnusa berperan sebagai penyedia solusi terintegrasi, mulai dari penyediaan material polymer, Polymer Injection Unit (PIU), hingga pelaksanaan operasi lapangan.

Keterlibatan tersebut menunjukkan kapabilitas Elnusa Group dalam menghadirkan layanan berbasis teknologi yang tidak hanya mendukung keberhasilan proyek, tetapi juga membuka peluang implementasi teknologi CEOR pada lapangan-lapangan migas lainnya di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Kepala SKK Migas bersama Direktur Utama Pertamina turut menyapa para Perwira Elnusa Petrofin yang bertugas di Platform Rama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kompetensi insan Elnusa dalam menjalankan proyek strategis nasional.

Corporate Secretary ELSA Rustam Aji dalam keterangan, Senin 13 Juli 2026, mengtaakan, implementasi CEOR offshore pertama di Indonesia merupakan tonggak penting yang memperlihatkan semakin kuatnya kapabilitas teknologi Elnusa dalam mendukung transformasi industri hulu migas. “Keberhasilan implementasi CEOR offshore ini menunjukkan bahwa inovasi dan kolaborasi merupakan kunci dalam menjawab tantangan peningkatan produksi migas nasional. Bagi Elnusa, proyek ini bukan hanya keberhasilan implementasi teknologi, tetapi juga bukti bahwa kapabilitas nasional mampu menghadirkan solusi yang memiliki nilai tambah tinggi bagi industri energi,” ujar Rustam.

Elnusa juga mengapresiasi sinergi erat antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan seluruh entitas Elnusa Group yang telah membangun ekosistem kolaborasi untuk menghadirkan inovasi ini. “Ke depan, pengalaman dan kapabilitas yang terbentuk melalui proyek ini diharapkan dapat direplikasi pada berbagai lapangan migas lainnya sehingga memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap ketahanan energi nasional,”ungkapnya. Sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi, Elnusa akan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan teknologi, peningkatan kapabilitas operasional, dan kolaborasi strategis yang mampu mendorong pertumbuhan industri migas Indonesia secara berkelanjutan

- Advertisement -

Artikel Terkait

MPRO Realisasikan Dana IPO Rp152,33 Miliar, Masih Sisa Rp4 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)...

Protelindo Akuisisi 51% Saham DATA Senilai Rp700,7 Miliar, Resmi Jadi Pengendali Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Profesional Telekomunikasi Indonesia atau Protelindo, perusahaan...

IHSG Pagi Ini Terkoreksi 26,86 Poin ke 6.010,979, Simak Data Lengkap Perdagangan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru