spot_img

Indah Kiat (INKP) Lunasi Obligasi dan Sukuk Jatuh Tempo Rp2,358 Triliun, Bukti Kekuatan Likuiditas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) melaporkan, pihaknya telah melakukan pelunasan  atas pokok Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Tahun2023 seri B  dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III INKP Tahap I  Tahun 2023 Seri B  pada tanggal 13 Juli 2026.

“Perseroan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSE) telah melakukan pelunasan pokok obligasi IV Seri B dan Sukuk Mudharabah III Seri B pada 13 Juli 2026,” kata Heri Santoso, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan INKP dalam pengumuman, Selasa 14 Juli 2026.

Heri mengemukakan, total dana yang disetor melalui KSEI sebesar Rp2,358 triliun untuk pembayaran pokok obligasi dan sukuk pada saat jatuh tempo tanggal 13 Juli 2026`.

Dana tersebut meliputi, obligasi INKP IV  Tahap IV Tahun 2023 seri B  senilai Rp1,745 triliun, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III INKP Tahap I /2023 Seri B senilai Rp612,575 miliar.

Pelunasan pokok obligasi dan sukuk tersebut, merupakan tindak lanjut atas surat Pefindo No S-0917/PEF-DIR/V/2026 tertanggal 22 Mei 2026, yang meminta klarifikasi terkait kesiapan perseroan dalam memenuhi kewajiban pembayaran obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo.

Hingga pukul 10.30 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Selasa 14 Juli 2026, saham INKP tercatat naik  1,36% menjadi Rp7.475 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp7.375 per unit. Selama  periode sepekan, aharga saham INKP turun 0,67%. Jika dibandingkan antara harga 15 Juni 2026 sebesar Rp7.725 per unit terhadap penutupan hari ini Senin kemarin, maka saham emiten produsen kertas dan bubur kertas tersebut telah merosot sebesar  4,53%.

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) merupakan produsen kertas dan kemasan karton, dan merupakan bagian dari Sinarmas Group. Operasi komersialnya dimulai pada tahun 1978, kemudian IPO pada bulan Juli 1990. Produksinya dibagi menjadi 2 kelompok; 4 mesin untuk memproduksi kertas karton coklat/industri dan 2 mesin untuk memproduksi kertas karton berlapis putih. Produk perusahaan didistribusikan secara global.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara pada Kuartal I 2026, Terbesar di Industri Keuangan

STOCKWAATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

RATU Salurkan Pinjaman Afiliasi Rp204,62 Miliar ke Anak Usaha, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru