spot_img

Gihon Telekomunikasi Indonesia Bidik Pendapatan Rp228,53 Miliar pada 2025, Naik 7,96%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) membidik pendapatan Rp228,53 miliar pada 2025. Target tersebut, 7,96% lebih tinggi dibanding realisasi pendapatan tahun 2024 sebesar Rp211,67 Miliar. Adapun laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) diproyeksikan tumbuh 8,93% menjadi Rp186,75 miliar pada tahun 2025.

Direksi GHON dalam materi paparan publik yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (27/5/2025) mengemukakan, Perseroan menargetkan penambahan Tower B2S sebanyak 20 unit, kolokasi 44 buah, dan jumlah tenant 61 pada tahun ini. Sementara penambahan fiber optic Billable sebanyak 5 buah.

Pendapatan GHON hingga Maret 2025 mencapai Rp53,30 miliar, turun 1,15% dari Rp53,92 miliar pada periode sama tahun 2024. “Pencapaian pendapatan dan EBITDA Perseroan hingga triwulan I 2025, mencerminkan 23,32% dan 23,22% dari target tahun ini,” tulis Direksi dalam materi paparan publiknya.

Laba bersih Perseroan pada kuartal I 2024 mencapai Rp21,52 miliar, tumbuh 34,76% jika dibandingkan Rp16,48 miliar pada kuartal I 2025. Adapun EBITDA emiten pembangunan menara telekomunikasi ini sebesar Rp43,38 miliar.

Seperti diketahui, GHON adalah perusahaan didirikan pada 27 April 2001 yang fokus pada pembangunan dan pemeliharaan menara telekomunikasi. Perseroan menawarkan layanan rekayasa, perancangan, konstruksi, pemasangan, dan integrasi untuk menara seluler.

Saat ini, perusahaan pembangunan menara telekomunikasi ini juga beroperasi sebagai perusahaan investasi dengan portofolio pada industri penyewaan menara, utilitas, mikrokontroler, serat optik, dan jaringan aktif. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Perkuat Modal, Logisticsplus (LOPI) Gelar Private Placement 110 Juta Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Logisticsplus International Tbk (LOPI)...

Investor Catat! 30 Waran Terstruktur Bakal Delisting dari Bursa 10 Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap...

BEI Cecar SMMT soal Dampak Aturan Baru Ekspor SDA, Begini Sikap Perseroan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan permintaan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru