spot_img

Hanya Dihadiri 4% Pemegang Saham, RUPST dan RUPSLB Bakrieland Development (ELTY) Gagal Kuorum

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Sayangnya, semua agenda yang direncanakan dalam rapat tersebut tidak membuahkan hasil.

Penyebab utamanya adalah jumlah pemegang saham yang hadir sangat sedikit. Hal ini membuat rapat tidak memenuhi syarat kuorum kehadiran yang berlaku.

Berdasarkan laporan tertulis perusahaan, RUPST ELTY hanya dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.132.334.950 saham. Jumlah ini setara dengan 4,8994% dari seluruh saham dengan hak suara sah yang telah dikeluarkan perusahaan.

Corporate Secretary Bakrieland Development Tbk, Harsya Novwan menjelaskan kondisi tersebut melalui ringkasan risalah rapat. Agenda RUPST mencakup empat poin penting.

Pertama, persetujuan laporan pertanggungjawaban Direksi untuk tahun buku 2025. Kedua, pengesahan neraca serta perhitungan laba rugi tahun 2025. Ketiga, penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk audit tahun 2026. Keempat, perubahan posisi Komisaris Independen.

“Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.132.334.950 saham atau 4,8994% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah,” ujar Harsya.

Karena kehadiran sangat rendah, status seluruh agenda RUPST dinyatakan “Tidak Quorum”. Artinya, tidak ada satu pun keputusan yang bisa diambil oleh perusahaan dalam rapat tersebut.

Nasib serupa dialami pada sesi RUPSLB. Kehadiran pemegang saham pada rapat ini bahkan lebih rendah, yakni hanya 2.128.871.750 saham atau setara 4,8915%.

Padahal, RUPSLB ini memiliki satu agenda penting. Agenda tersebut adalah persetujuan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan ini bertujuan untuk menyesuaikan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) Tahun 2025.

Harsya memberikan keterangan mengenai kegagalan kuorum pada rapat luar biasa tersebut. “Rapat Umum Pemegang Saham Tidak memenuhi kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.128.871.750 saham atau 4,8915% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah,” tuturnya.

Sama seperti rapat tahunan, agenda tunggal di RUPSLB ini pun berakhir dengan status “Tidak Quorum”. Dengan demikian, rencana penyesuaian anggaran dasar perusahaan belum bisa dilaksanakan.

Laporan hasil rapat ini disampaikan secara elektronik pada 19 Juni 2026. Dokumen ini merujuk pada penyelenggaraan rapat yang sudah dilakukan pada 17 Juni 2026. Perusahaan memastikan seluruh informasi yang disampaikan adalah benar dan merupakan dokumen resmi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Mohon Persetujuan RUPS, Mitra Pedagang (MPIX) Siap Menambah Kegiatan Usaha Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX),...

Samuel Sekuritas Borong 5,2 Miliar Saham NSSS Senilai Rp1,91 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia menambah porsi...

Jadwal Cum Date 25 Juni 2026, JARR Bayar Dividen Rp6,5 per Saham pada 17 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru