spot_img

Harga Melejit Gila-Gilaan, BEI Langsung Hentikan Sementara Perdagangan Saham 2 Emiten Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan dua saham yang harganya melonjak signifikan dalam waktu singkat. Saham yang disuspensi adalah PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE).

Penghentian sementara ini berlaku mulai perdagangan sesi pertama 29 Juli 2025 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. BEI menyampaikan kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap investor di tengah pergerakan harga yang dinilai tidak wajar.

“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham pada tanggal 29 Juli 2025.,” ujar Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (29/7/2025).

Yulianto menegaskan, langkah cooling down ini bertujuan memberi waktu bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya secara matang. Investor diharapkan menelaah informasi yang ada sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait saham tersebut.

Hal serupa juga berlaku untuk saham HOPE. Dalam pengumuman terpisah, Yulianto menyampaikan adanya lonjakan harga yang signifikan pada saham ini. “Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada,” jelasnya.

BEI mengimbau semua pihak yang berkepentingan agar selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari masing-masing emiten.

Pada penutupan perdagangan Senin, 28 Juli 2025, saham PGUN naik 24,59% atau sebesar Rp225 ke level Rp1.140 per saham. Saham ini dibuka di harga Rp915 dan sempat menyentuh level terendah di Rp915 sebelum ditutup di harga tertingginya hari itu. Lonjakan ini juga mencetak rekor tertinggi dalam 52 minggu terakhir, jauh di atas posisi terendahnya di Rp348.

Kapitalisasi pasar PGUN kini mencapai Rp6,54 triliun. Rasio price to earnings (P/E ratio) tercatat sebesar 54,50. Dividen yield sebesar 0,18% dengan dividen triwulanan sebesar Rp0,51 per saham.

Di saat bersamaan, saham HOPE juga mengalami lonjakan. Harga saham HOPE naik 9,80% ke level Rp112 per saham. Seluruh transaksi berlangsung di harga yang sama, Rp112, yang juga menjadi titik tertingginya dalam 52 minggu terakhir. Sebelumnya, harga terendah saham HOPE ada di level Rp18. Nilai kapitalisasi pasar HOPE kini tercatat sebesar Rp238,6 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Adi Sarana (ASSA) Guyur Dividen Rp110,734 Miliar, Investor Dapat Rp30 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) berencana...

Merespons Rapor MSCI 2026, BEI Tegaskan Reformasi Pasar Modal Terus Berjalan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan reformasi...

Simak! Ini 5 Saham Top Gainers Pekan Ini, Ada  BRMS, DEWA dan PPRE

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama empat...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru