spot_img

Hasil RUPST PNGO: Restu Laporan Keuangan 2025 dan Ketetapan Dividen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pinago Utama Tbk (PNGO) menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Juni 2026. Salah satu keputusan rapat ialah menetapkan dividen final berupa seluruh dividen tunai interim yang telah dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp171,875 miliar atau Rp220 per saham.

Dikutip Senin (29/6/2026), RUPST dihadiri pemegang saham yang mewakili 767.734.100 saham atau 98,27% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah. Seluruh agenda rapat memperoleh persetujuan pemegang saham.

Pada agenda pertama, pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025 serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan keuangan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan berdasarkan laporan audit tertanggal 30 Maret 2026.

Rapat juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025, sepanjang tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan.

“Menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan 2025 serta mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025,” demikian keputusan agenda pertama RUPST.

Pada agenda kedua, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025. Perseroan menetapkan dividen final berupa seluruh dividen tunai interim yang telah dibagikan kepada pemegang saham senilai Rp171,875 miliar atau Rp220 per saham.

Dividen interim tersebut telah dibayarkan dalam dua tahap, yakni sebesar Rp101,562 miliar pada 24 Oktober 2025 dan Rp70,312 miliar pada 27 Januari 2026. Nilai dividen tersebut setara dengan 53,44% dari laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Sementara itu, sisa laba bersih ditetapkan sebagai laba ditahan.

“Dividen final tahun buku 2025 adalah seluruh dividen tunai interim yang sudah dibagikan kepada pemegang saham senilai Rp171.875.000.000 atau Rp220 per saham,” demikian keputusan RUPST.

Pada agenda ketiga, pemegang saham memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji, honorarium, dan tunjangan lainnya bagi anggota Dewan Komisaris serta Direksi untuk tahun buku 2026 dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan operasional Perseroan.

“Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji, honorarium, dan/atau tunjangan lainnya bagi Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2026 dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan operasional Perseroan,” demikian keputusan agenda ketiga.

Selanjutnya, pada agenda keempat, pemegang saham memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan guna mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026.

Rapat juga memberikan wewenang kepada Direksi untuk menetapkan honorarium beserta persyaratan lainnya. Selain itu, Dewan Komisaris diberi kewenangan menunjuk Akuntan Publik atau Kantor Akuntan Publik pengganti apabila auditor yang ditunjuk tidak dapat menyelesaikan audit, termasuk menetapkan imbalan jasa audit dan persyaratan lainnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Catur Sentosa (CSAP) Tebar Dividen Rp22,732 Miliar, Investor Dapat Rp4 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –Perusahaan di bidang distributor bahan bangunan, kimia...

Lonsum (LSIP) Siap Distribusi Dividen Tunai Rp83 per Saham pada 24 Juli 2026

STOCKWATCH. ID (JAKARTA) – PT PP London Sumatra Indonesia...

Ciputra Development (CTRA) Sepakati Dividen Rp36 per Saham dan Pengesahan Laporan Keuangan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-PT Ciputra Development Tbk (CTRA) memutuskan untuk membagikan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru