Sabtu, Juli 20, 2024
30.9 C
Jakarta

IHSG Berpotensi Konsolidasi, BNI Sekuritas Beberkan Ulasan Saham BBRI, GOTO, ADRO dan MIKA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (6/10/2022), berpotensi mengalami konsolidasi dalam range ketat.

Menurut Andri Zakarias Siregar, Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, secara teknikal, indikator berada di area Oversold & closing di atas 5-Day MA. IHSG berada dalam trend bearish selama di bawah 7.148. Sementara itu, IHSG closing di atas 5 day MA (7.046).

Indikator MACD netral, stochastic di area oversold, telah break pola bearish channel, candle shooting star. Selama  berada di atas support 7.047, IHSG masih berpeluang bullish, dengan target 7.149/7.250. Dominan power Buy. Range breakout berada di 6.925 – 7.131.

“Level resistance pada perdagangan hari ini berada pada 7.106, 7.149, 7.178, 7.256 dan support di level 7.046, 7.000, 6.968, 6.925. Adapun perkiraan range pada perdagangan Kamis (6/10) berada di rentang 7.030 – 7.130,” tulis Andri dalam riset, Kamis (6/10).

Sebagai gambaran, IHSG menguat 0,04% pada perdagangan Rabu (5/10). Investor asing mencatatkan aksi jual bersih alias net sell sebesar Rp 220,91 miliar

Maxi Liesyaputra, Research Analyst BNI Sekuritas mengemukakan, bursa regional Asia Pasifik kembali menguat pada perdagangan Rabu (5/10), setelah Wall Street mencatat penguatan signifikan pada malam sebelumnya. Hang Seng mencatat kenaikan yang sangat signifikan sebesar 5,90% setelah libur pada Selasa (4/10).

Selandia Baru menaikkan suku bunga sebesar 50 basis points (bps), sesuai ekspektasi. Korea Selatan melaporkan inflasi sebesar 5,6% year-on-year (YoY) pada September 2022, di bawah perkiraan. Thailand mencatat inflasi 6,41% YoY pada September 2022, di bawah ekspektasi.

Sementara dari Amerika Serikat, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,14%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun 0,20%. Sementara indeks Nasdaq terkoreksi 0,25%. Indeks bursa AS menghentikan penguatannya yang signifikan selama dua hari sebelumnya secara berturut-turut. Yield (imbal hasil) treasury 10 tahun AS naik melebihi 3,7% yang memberikan tekanan terhadap indeks. Bursa Eropa juga mencatat pelemahan, seperti DAX Performance Index dan CAC 40 yang terkoreksi masing-masing 1,21% dan 0,90%

Sumak Rekomendasi BNI Sekuritas selengkapnya untuk perdagangan Kamis (6/10).

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Resistance : Rp 4.590, Rp 4.650, Rp 4.700, Rp 4.780.

Support: Rp 4.520, Rp 4.470, Rp 4.410, Rp 4.350.

Rekomendasi: BUY Rp 4.500- Rp 4.540, target Rp 4.600, Rp 4.650. Stop loss di bawah Rp 4.470, Rp 4.410.

2. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk  (GOTO)

Resistance : Rp 244, Rp 252, Rp 266, Rp 272.

Support: 238, Rp 234, Rp 226, Rp 218.

Rekomendasi: BUY Rp 238 – Rp 242 target Rp 252, Rp 264. stop loss di bawah Rp 234.

3. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)

Resistance : Rp 4.140, Rp 4.190, Rp 4.280, Rp 4.350.

Support: Rp 4.040, Rp 3.990, Rp 3.950, Rp 3.890.

Rekomendasi: BUY Rp4.000 – Rp 4.040 target Rp 4.140, Rp 4.180 . Stop loss di bawah Rp3.900.

4. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

Resistance : Rp 2.820, Rp 2.860, Rp 2.920, Rp 2.990.

Support: Rp 2.760, Rp 2.710, Rp 2.650, Rp 2.570.

Rekomendasi: AKUMULASI BUY target Rp 2.860, Rp 2.900. Stop loss di bawah Rp 2.700.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru