Para investor bakal menerima guyuran dana segar tersebut pada 10 Juli 2026. Keputusan ini sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar 12 Juni 2026. Total nilai dividen yang akan dibagikan mencapai Rp656,81 miliar. Setiap pemegang satu lembar saham TINS akan mendapatkan jatah sebesar Rp88,189.
Corporate Secretary TINS, Ruddy Nursalam dalam keterangan tertulisnya menjelaskan pembagian ini merupakan komitmen perusahaan kepada pemegang saham.
“Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 12 Juni 2026,” tulis Ruddy, dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa (16/6/2026).
Bagi Anda yang mengincar dividen ini, perhatikan jadwal pentingnya. Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 23 Juni 2026. Ini adalah hari terakhir bagi investor untuk membeli saham agar berhak mendapatkan dividen.
Selanjutnya, tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 24 Juni 2026. Sementara itu, untuk pasar tunai, tanggal cum dividen jatuh pada 25 Juni 2026 dan ex dividen pada 26 Juni 2026.
Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai akan dicatat pada 25 Juni 2026. Proses pencatatan ini ditutup tepat pada pukul 16.00 WIB.
Dasar pembagian dividen ini adalah kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun 2025. Hingga 31 Desember 2025, TINS mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun.
Selain laba yang mumpuni, perusahaan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp1,11 triliun. Kekuatan modal TINS juga terlihat dari total ekuitasnya yang mencapai Rp13,64 triliun.

