STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Mustika Ratu Tbk (MRAT membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,12 miliar (Rp1,87 per saham) pada kuartal I 2026, melonjak 320% jika dibandingkan Rp266,59 juta (Rp0,64 per saham) pada kuartal I 2025.
Berdasarkan laporan keuangan per Maret 2026 yang dipublikasikan ke BEI, Sabtu 23 Mei 2026, lonjakan laba ini didukung penjualan MRAT yang tumbuh 44,92% jadi Rp123,73 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp85,37 miliar pada kuartal I 2025.
Mayoritas penjualan MRAT pada Januari-Maret 2026 didominasi oleh produk perawatan diri yakni sebesar Rp127,03 miliar, melejit 62,13% dari Rp78,34 milliar pada periode sama tahun 2025. Disusul produk kosmetik serta jamu dan lainnya yang menyumbang, masing-masing Rp20,36 miliar dan Rp14,62 miliar.
Seiring penjualan, beban pokok penjualan MRAT juga naik lebih tinggi dari penjualan yakni 67,21% menjadi Rp80,80 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp48,32 miliar pada kuartal I 2025. Namun, laba kotor Perseroan tumbuh 1585% jadi Rp42,93 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp37,05 miliar pada kuartal I 2025.
Pada saat yang sama, beban penjualan serta beban umum dan administrasi, masing-masing meningkat 7,6% jadi Rp26,72 miliar dan 13,08% ke Rp13,22Â miliar pada kuartal I 2026. Akan tetapi, laba usaha emiten di bidang kosmetik dan perawatan kecantikan itu mencatat laba usaha Rp4,26 miliar pada kuartal I 2026, tumbuh 46,39% dibanding Rp2,91 miliar pada kuartal I 2025.
Total aset MRAT per Maret 2026 sebesar Rp863,48 miliar , turun 1,74% dari Rp878,77 miliar per Desember 2025. Jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan per Maret 2026, masing-masing sebesar Rp231,02 miliar dan Rp632.46 miliar.
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) memproduksi dan memperdagangkan kosmetik, perawatan tubuh, minuman kesehatan herbal dan tradisional. Dimulai pada tahun 1975 oleh Mooryati Soedibyo yang membuat jamu dan kosmetik di garasi rumahnya untuk teman dan kerabat. Operasi komersialnya dimulai 3 tahun kemudian.
Pada tahun 1981 mulai mengoperasikan pabrik yang berlokasi di Jakarta Timur. Perusahaan melakukan IPO pada tahun 1995. Perusahaan terus mengembangkan produknya untuk dipasarkan di dalam dan luar negeri. (konrad)

