spot_img

Kurangi Kepemilikan, Pengendali Lepas 10 Juta Saham ATLA, Dapat Cuan Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Budi Sutantra, pemegang saham pengendali sekaligus Komisaris PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual  sebanyak 10.000.000  unit (0,16%) sahamnya di perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada 18 Mei 2026.

Budi Sutantra menjual saham ATLA pada  harga Rp50 per lembar sehingga mendapatkan keuntungan sebesar Rp500 juta. Tujuan Budi Sutantra menjual saham ATLA adalah mengurangi jumlah kepemilikan di saham ATLA.

Setelah penjualan saham tersebut, kepemilikan Budi Sutantra terhadap saham ATLA turun menjadi 7.219.754.200 unit atau setara 43,86% dari sebelumnya sebesar 2.729.254.200 unit atau setara dengan 44,02% saham.

Kinerja keuangan Perseroan cenderung turun setidaknya hingga Januari-Maret 2026. ATLA mencatatkan laba bersih sebesar Rp621,13 juta pada kuartal I 2026, anjlok 40,94% dibanding Rp1,05 miliar di kuartal I 2025. Penurunan  laba bersih ini disebabkan oleh pendapatan ATLA yang merosot 31,62% menjadi Rp16,44 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp24,05 miliar pada periode sama tahun 2025.

Di Bursa  Efek Indonesia atau BEI, saham ATLA  cenderung stagnan di level Rp50 per unit pada perdagangan, Jumat 29 Mei 2026.Jika dibanding antara harga 27 April 2026 di Rp56 terhadap penutupan kemarin, saham ATLA turun 10,71%.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2016. Perusahaan ini menyediakan dukungan dan solusi spesialis multi-disiplin global untuk sektor minyak dan gas, energi dan energi terbarukan, serta infrastruktur kelautan. ATLA bekerja sama dengan perusahaan mitra di berbagai negara untuk melakukan survei dan studi kelautan di seluruh dunia. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Berpeluang Naik, Cek 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada EMAS dan WIFI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

MNC Asia Holding (BHIT) Lepas 350,3 Juta Saham IATA, Kepemilikan Turun Jadi 7,81%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- MNC Asia Holding Tbk (BHIT), salah satu...

BEI Sempurnakan Metodologi HSC, 37 Saham Baru Masuk Daftar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyempurnakan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru