spot_img

Masuk UMA, BEI Minta Investor Waspadai Pergerakan Saham Emiten Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, bahwa saat ini pihaknya tengah mengawasi pola transaksi saham PT Bhakti Mulia Arhta Tbk (BHAT),  karena harganya bergerak tak wajar.

Otoritas BEI dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Jumat 26 2026 mengemukakan, pola gerak saham BHAT diawasi ketat karena terjadi pergerakan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

Pada perdagangan di BEI, Senin 29 Juni 2026, saham BHAT tercatat naik 6,73% menjadi Rp2.220 per unit, dibanding sehari sebelumnya di Rp2.080 per unit. Dalam sepekan perdagangan, saham BHAT melonjak 55,80% . Jika dibandingkan antara harga 29 Mei 2026 sebesar Rp1.010, terhadap penutupan Jumat kemarin, maka saham BHAT telah melambung 105,94%.

Sehubungan dengan lonjakan harga di luar kebiasaan tersebut, Otoritas Bursa saat ini tengah  mengawasi ketat perkembangan saham BHAT sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Namun, BEI mengingatkan bahwa pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

BEI  meminta kepada investor untuk berhati-hati dengan memperhatikan jawaban manajemen  BHAT atas permintaan konfirmasi BEI terkait perkembangan harga saham tersebut. Investor juga diharapkan selalu mencermati saham perusahaan tercatat tersebut dan keterbukaan informasi.

Selain itu, investor JUGA diharapkan mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat jika belum mendapatkan persetujuan RUPS. Bahkan investor perlu mempertimbangkan secara matang berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum memutuskan untuk berinvestasi di saham BHAT.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Tambah Investasi, Komisaris ATLA Rudi Sutantra Serok 2 Juta Saham Perusahaan Sendiri

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Rudi Sutantra, salah satu  seorang Komisaris sekaligus...

Siap-siap! Jembo Cable (JECC) Distribusi Dividen Rp40 per Saham pada 24 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Jembo Cable Company Tbk (JECC)...

Harga Terbang 105,82%, BEI Suspensi Perdagangan Saham Kian Santang Muliatama (RGAS)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan  sementara (suspensi)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru