PIK2 (PANI) Bidik Marketing Sales Rp4,3 Triliun di 2026, Ini Segmen Unggulan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) PIK2 menargetkan penjualan pemasaran (marketing sales) tahun 2026 sebesar Rp4,3 triliun pada tahun 2026. Target Perseroan ini sama dengan realisasi tahun lalu.

PANI membidik kinerja marketing sales yang konservatif pada 2026 dengan pendekatan yang prudent di tengah dinamika pasar properti. Strategi ini tercermin dari komposisi penjualan yang sebagian besar didominasi oleh segmen residensial kemudian diikuti oleh kaveling tanah komersial dan produk komersial.

Hal ini menegaskan fokus PANI dalam memperkuat penetrasi pada hunian yang liveable sekaligus mengoptimalkan monetisasi kawasan terintegrasi untuk terciptanya ekosistem yang saling menunjang dengan menelisik dinamika permintaan pasar properti dan kondisi makroekonomi.

Selain itu, pertumbuhan penjualan juga didukung daya tarik kawasan PIK2 sebagai lingkungan hunian modern yang terintegrasi terus berkembang yang mendorong permintaan residensial. Sementara minat terhadap kaveling tanah komersial tetap terjaga dari pelaku usaha dan investor yang ingin mengamankan lokasi strategis di kawasan CBD PIK2.

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma dalam siaran pers, Kamis 16 April 2026 mengatakan bahwa arah pengembangan PIK2 semakin memperlihatkan kekuatan fundamental kawasan sebagai kota mandiri modern berskala besar.

“Komposisi marketing sales yang kami tetapkan setelah mencermati perkembangan geopolitik yan terjadi sehingga unsur kehati-hatian dan target yang dapat dicapai menjadi prinsip utama kami,”ujarnya.

Sugianto menambahkan, perkembangan kawasan PIK2 sangat kondusif untuk menjadi katalis perbaikan target ke depan dan tentunya pandangan optimis potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus bergulir menciptakan permintaan properti baru di masa akan datang.

“Kehadiran fasilitas strategis seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta konektivitas langsung menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta dan toll dalam/luar kota melalui Tol KATARAJA akan menciptakan nilai tambah baru dan memperkuat daya tarik kawasan PIK2,” katanya. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bangun Kosambi (CBDK) Targetkan Marketing Sales Turmbuh 31% Jadi Rp563 Miliar di 2026, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)...

Turun 0,36%, IHSG Sesi I ke 7.596,098 Dipicu Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Fitch Afirmasi Peringkat AAA(idn), KPEI Tegaskan Peran Strategis sebagai Central Counterparty

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru