Minggu, Juli 21, 2024
33.5 C
Jakarta

Siap IPO, Isra Presisi Indonesia Optimistis Bisnis Perusahaan akan Tumbuh Positif

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Isra Presisi Indonesia, perusahaan binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) tahun 2022.
“Kami melihat pasar modal sebagai sumber pendanaan yang tepat untuk menambah modal kerja sehingga mendorong pertumbuhan Isra,” kata Direktur Utama PT Isra Presisi Indonesia, Asrullah menjawab pertanyaan wartawan, Senin (7/11/2022).
Sementara itu, Direktur PT Isra Presisi Indonesia Imam Hozali menjelaskan pihaknya memiliki peluang besar dalam mengembangkan pasar.
Perusahaan yang didirikan sejak 2011 itu telah menjadi binaan YDBA selama 11 tahun, sekaligus menjadi pemasok komponen kepada Grup Astra.
Isra Presisi Indonesia menjadi pemasok komponen kepada Grup Astra.
“Selain sebagai perusahaan binaan YDBA, kami juga merupakan perusahaan pasangan usaha PT Astra Mitra Ventura. Setiap tiga tahun, kami di assessment ulang oleh YDBA. Kami juga mendapat penghargaan dari YDBA sebagai UKM Mandiri Manufaktur Terbaik 2018,” terang Imam.
Isra Presisi Indonesia yang bergerak di bidang industri mesin dan perkakas mesin untuk pengerjaan logam itu mengaku prospek bisnis komponen otomotif dan alat berat masih sangat potensial pada 2022 maupun tahun depan.
“Kapasitas pabrik kami saat ini sudah over capacity,” tutur dia.
Isra Presisi Indonesia bergerak di bidang industri mesin dan perkakas mesin untuk pengerjaan logam .
Optimisme itu mencuat seiring pertumbuhan produksi alat berat dan komponennya yang diproyeksikan berkisar 30-40 % pada 2022. Menurut data dari Himpunan Industri Alat Berat Indonesia (Hinabi) produksi tahun 2022 akan berkisar di angka 8.000 unit.
Sementara itu, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan mobil sebanyak 900 ribu unit pada 2022. Sedangkan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menargetkan  penjualan 5,4 juta motor.
“Pada 2022, Isra Presisi Indonesia menargetkan pendapatan bertumbuh seiring pertumbuhan industri komponen otomotif dan alat berat,” ujar Imam.
Isra Presisi Indonesia menyediakan dies, mould, checking fixture, stamping part, dan injection moulding kepada  Astra Group, tier 1 dan 2 Astra Group, sesuai dengan spesifikasi dan jumlah pesanan.
Saat ini, perseroan memiliki dan mengoperasikan dua pabrik di Kawasan Industri Delta Silicon III Lippo Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Artikel Terkait

Bisnis Kargo Garuda Terbang 40,6% di Awal 2024

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA)...

Delta Dunia Makmur Dirikan Anak Usaha Baru, Begini Dampaknya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)...

Prabowo Yakin Indonesia Tumbuh 8%, Berani Taruhan dengan Menteri Negara Tetangga!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden terpilih dan Menteri Pertahanan, Prabowo...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru