spot_img

Tertekan Harga Komoditas, IHSG Cenderung Bergerak Sideways!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – William Surya Wijaya, CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas,  mempprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi mengalami tekanan pada perdagangan hari Rabu (29/6). Ia memperkirakan, IHSG hari ini cenderung bergerak sideway pada rentang 6.921-7.074 poin.

Menurut William, tekanan terhadap IHSG antara lain dipicu oleh penurunan harga komoditas. Inilah yang menjadi sentimen kurang begitu baik terhadap pergerakan saham saham yang berkaitan dengan harga komoditas.

“Hari ini IHSG berpotensi tertekan,” paparnya.

Untuk perdagangan Selasa (28/6), William merekomendasikan ‘beli‛ saham PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Sumarecon Agung Tbk (SMRA), PT Alam sutera Realty Tbk (ASRI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), ), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) dan PT Uniliver Indonesia Tbk (UNVR).

IHSG pada perdagangan Selasa (28/6), ditutup melemah 19,599 poin (0,28%) menjadi 6.996,46, dari 7.016,06 poin, Senin (27/6). Sebanyak 335 saham diperdagangkan melemah, 253 saham menguat dan 211 saham stagnan.

Indeks sektor industri dasar dan keuangan hari ini mengalami penurunan paling besar, masing-masing ditutup turun 1,45% ke 1.262,96, dan 1,03% menjadi 1.457,06.

Adapun sektor lainnya mencatatkan pelemahan, yaitu properti turun 0,67%, teknologi terpangkas 0,99%, dan transporasi merosot 0,47%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bos BEI Beri Update Rencana Pertemuan S&P DJI, Optimistis Bertahan di Emerging Market

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons langkah S&P...

Target 50 Emiten Jadi Sorotan! Realisasi IPO Baru 7 Perusahaan, Pipeline BEI Sisa 4

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) masih memiliki...

IHSG Sepekan Melonjak 0,83% ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.340 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru