back to top

Laba Sido Muncul Turun 18,58% per September 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melaba Rp586,57 miliar (Rp19,55 per saham) pada Januari-September 2023, turun 18,58% jika dibandingkan Rp720,45 miliar  (Rp24,01 per saham) pada Januari-September 2022.

Berdasarkan  laporan keuangan per September 2023 yang dipublikasikan Senin (30/10), penjualan bersih SIDO turun 9,65% jadi Rp2,36 triliun pada Januari-September 223, naik dari Rp2,61 triliun periode sama 2022.

Penjualan SIDO pada Januari-September 2023 masih didominasi oleh produk jamu herbal dan supelam yakni sebesar Rp1,45 triliun. Sedangkan produk makanan dan minuman serta farmasi menyumbang penjualan Rp820 miliar dan Rp85 miliar.

Seiring penjualan, beban pokok penjualan (BPP) SIDO berkurang 9,94%, dari Rp1,21 triliun pada Januari-September 2022, jadi Rp1,09 triliun pada Januari-September 2023. Namun, laba koror SIDO turun 9,4% jadi Rp1,26 triliun pada Januari-September 2023, dari Rp1,39 triliun pada Januari-September 2022.

Per September 2023, total asset SIDO sebesar Rp3,75triliun, turun 8,05% dari Rp4,08 triliun per Desember 2022. Sementara jumlah liabilitas dan ekuitas SIDO per September 2023, masing-masing Rp345,46 miliar dan Rp3,4 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Triwulan I 2026, Indo Tambangraya (ITMG) Bidik Penjualan Batubara 6,8 Juta Ton

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)...

Penjualan Batubara Indo Tambangraya (ITMG) Naik 3% Jadi 24,7 Juta Ton pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG),...

Jaga Stabilitas Harga, Mitra Keluarga Siap Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) berencana...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru