Direstui Pemegang Saham, Bank Woori Saudara Indonesia Siap Gelar Right Issue 2,6 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemegang saham PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, Kamis 25 Januari 2024,  telah menyetujui penerbitan saham baru atau right issue 2,6 miliar saham bernominal Rp100 per unit dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Direksi SDRA, dalam laporan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/1/2024) mengemukakan, dana hasil penawaran umum saham terbatas (right issue), setelah dikurangi  biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan ekspansi penyaluran kredit SDRA.

Berdasarkan hasil RUPS Perseroan tersebut, pemegang saham SDRA memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan pelaksanaan PMHMETD IV Perseroan, termasuk namun tidak terbatas dengan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku termasuk POJK HMETD.

Selain itu, pemegang saham SDRA juga memberikan kewenangan dan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menyatakan kepastian jumlah saham yang telah dikeluarkan dalam rangka PMHMETD IV dan menyatakan kepastian peningkatan modal ditempatkan dan disetor setelah pelaksanaan pengeluaran saham baru dalam rangka PMHMETD IV.

Pemegang saham SDRA juga menyetujui penambahan modal dasar Perseroan, dari semula Rp1,5 triliun, menjadi Rp3 triliun,  dan menyetujui perubahan Pasal 4 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan tentang Modal.

Di samping itu, pemegang saham memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menandatangani akta Notaris dan dokumen lainnya serta meminta persetujuan dan memberitahukan perubahan Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia serta melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan hal tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Respons OJK atas Pengumuman MSCI: Reformasi Pasar Modal RI Diakui

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif...

Jawab BEI, Petrosea (PTRO) Ungkap Alasan Lepas KMS Senilai Rp1,73 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Petrosea Tbk (PTRO) memberikan penjelasan...

Besok, KPI Tender Sukarela 1,712% Saham MNC Energy Investment (IATA) senilai Rp53,002 Miliar

STOCKATCH.ID (JAKARTA) – PT Karya Pacific Investama (KPI), bidang...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru