STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemenang Nusantara Internasional, pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual sebanyak 10.000.000 unit (0,19%) saham emiten pengembang properti dan manajemen properti tersebut pada 8 Juni 2026.
Mengutip laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen ke BEI, Senin 15 Juni 2026 terungkap, Pemenang Nusantara Internasional menjual saham WINR pada harga Rp18 per lembar sehingga mengantongi Rp180 juta.
Tujuan transaksi adalah divestasi dengan status kepemilikan saham langsung. Meski menjual sebagian sahamnya, Pemenang Nusantara tetap menjadi pengendali WINR dengan porsi kepemilikan sebesar 58,10% saham.
Setelah penjualan saham tersebut, kepemilikan Pemenang Nusantara Internasional atas WINR turun menjadi sebanyak 3.041.584.400 unit atau setara 58,10% dari sebelumnya sebanyak 3.051.5849.400 atau 58,29% saham.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 15 Juni 2026, saham WINR ditutup naik 8,33% menjadi Rp26 per unit dibanding sebelumnya di Rp24 per unit. Selama periode sepekan, saham WINR meningkat sebesar 36,84%. Jika dibandingkan antara harga 12 Mei 2026 sebesar Rp29 terhadap penutupan, kemarin, saham emiten pengembang properti ini turun sebesar 10,34%.
Ditinjau dari sisi keuangan, WINR memiliki kinerja solid. Hingga kuartal I 2026, Perseroan mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp3,441 miliar, tumbuh 11,8% jika dibandingkan Rp3,077 miliar pada kuartal I 2025. Pendapatan bersih WINR meningkat 23,09% jadi Rp10,55 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp8,575 miliar pada periode sama tahun 2025.

