Wall Street Ukir Rekor Baru! Pasar Tetap Optimistis Walau Ada Isu Penundaan Suku Bunga

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street menjulang bersama pada penutupan perdagangan Jumat (24/5/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (25/5/2024) WIB. Nasdaq mencatat rekor baru seiring kenaikan saham Nvidia, perusahaan pembuat chip terkenal. Meskipun ada kekhawatiran tentang kemungkinan Federal Reserve menunda pemotongan suku bunga, pasar tetap optimistis.

Mengutip CNBC International, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS naik sedikit, hanya 4,3 poin atau 0,01%, menjadi 39.069,59. Indeks S&P 500 (SPX), mengalami kenaikan 36,88 poin atau 0,7% mencapai 5.304,72. Adapun indeks komposit Nasdaq (IXIC), melonjak 184,79 poin atau 1,1% menjadi 16.920,80.

Sepanjang pekan lalu, S&P 500 hanya naik tipis sebesar 0,03%. Di sisi lain, Nasdaq yang didominasi saham teknologi berhasil menguat 1,41%. Namun, Dow mengalami penurunan sebesar 2,33%. Ini menjadi minggu negatif pertama dalam lima minggu terakhir.

Kenaikan saham Nvidia menjadi pendorong utama bagi Nasdaq. Selain itu, saham teknologi lainnya juga turut membantu indeks ini mencapai rekor tertinggi.

Meski begitu, para investor masih waspada terhadap kebijakan Federal Reserve. Kekhawatiran tentang penundaan pemotongan suku bunga oleh The Fed terus membayangi pasar.

Namun, performa Wall Street tetap kuat pada penutupan minggu lalu. Para investor tetap optimistis dengan prospek saham teknologi, meskipun ada tantangan ekonomi yang harus dihadapi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Donald Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Sebut Teheran Sedang Terbelah

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON DC) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald...

Wall Street Rontok Berjamaah, Investor Cemas Kesepakatan Damai AS-Iran Buntu

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Tenggat Gencatan Senjata AS-Iran Sisa Hitungan Jam, Bursa Saham Eropa Berakhir Melemah

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru