Aksi Beli Berlanjut! Presdir CYBR Patrick Rudolf  Dannacher Serok Lagi 766.500  Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Aksi beli saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) oleh Patrick Rudolf Dannacher kembali  berlanjut. Terkini, Presdir emiten solusi keamanan informasi  ini kembali memborong 766.500 saham CYBR pada 21 April 2026.

Sebelumnya, pada tanggal 15 April 2026, Patrick Rudolf Dannacher juga telah melakukan pembelian sebanyak 308.200 lembar saham CYBR pada kisaran harga Rp1.340-Rp1.360  per lembar dengan nilai transaksi  Rp419 juta.

Mengutip laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Perseroan ke BEI, Rabu 22 April 2026, Patrick Rudolf Dannacher membeli saham CYBR pada kisaran harga Rp1.280-Rp1.355 per lembar senilai Rp1,03 miliar. Tujuan transaksi adalah  menambah investasi sekaligus mempertahankan pengendalian CYBR.

Pasca pembelian saham  tersebut, kepemilikan Patrick Rudolf Dannacher terhadap saham CYBR meningkat menjadi 230.914.122 unit atau setara 3,439% saham, dari sebelumnya sebanyak 230.147.622 unit atau 3,427% saham.

Dari sisi keuangan, Perseroan memiliki kinerja atraktif. CYBR mencatat laba bersih Rp64,23 miliar pada 2025, melonjak 8.352% jika dibandingkan tahun 2024 hanya Rp759,93 juta. Kenaikan laba ini didukung pendapatan bersih CYBR yang tumbuh 62,13% menjadi Rp527,13 miliar pada 2025, dari Rp325,12 miliar pada 2024.

Hingga pukul 15.20 WIB perdagangan sesi II, Rabu 22 April 2026, saham CYBR tercatat  turun 2,30% menjadi Rp1.250 per unit, dibanding sehari sebelumnya Rp1.305. Selama sepekan transaksi, harga saham CYBR telah turun  sebesar 7,11%, dari posisi Rp1.405 per saham menjadi Rp1.355 per saham. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

RUPSLB Techno9 Indonesia (NINE) Batal Dilaksanakan, Tak Penuhi Kuorum

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) mengumumkan...

IHSG Turun 0,24% di 7.541,612, Tiga Indeks Sektor Ini Turun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka melemah di 7.560,285, Indeks Harga Saham Gabungan...

IHSG Turun 12,6% YTD dan Net Foreign Sell Rp39 Triliun, Mengapa MSCI Masih Menahan Evaluasi?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – MSCI Inc., penyedia indeks saham global,...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru