back to top

Saham Nominal Rp10 MSIN Diperdagangkan 7 Oktober 2024

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perdagangan saham nominal Rp10 PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) di pasar reguler dan pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2024. Akhir perdagangan saham nominal Rp50 di pasar reguler dan negosiasi BEI pada 4 Oktober 2024.

 

Direksi MSIN dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Selasa (01/10/2024) mengemukakan, pemecahan nominal saham Perseroan dari Rp50 menjadi Rp10 (1:5) sudah disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Perseroan pada 23 September 2024.

 

Setelah stock split ini, jumlah saham beredar MSIN akan meningkat  menjadi 60,676 miliar unit dari 12,135 miliar unit. Sehubungan dengan Stock Split tersebut, Perseroan telah menerima persetujuan prinsip dari BEI berdasarkan surat No. S-08212/BEI.PP2/08-2024 tanggal 7 Agustus 2024.

 

Direksi MSIN menjelaskan, stock split atau pemecahan nilai nominal saham bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas perdagangan dan keterjangkauan saham MSIN, sehingga memungkinkan lebih banyak investor untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan Perseroan. Tanggal efektif stock split adalah 7 Oktober 2024.

 

Menurut Direksi, stock split atau pemecahan nilai nominal saham MSIN tidak akan mempengaruhi total nilai kepemilikan saham di perusahaan tersebut. Selain itu, lanjutnya, persentase kepemilikan pun tidak akan berubah, dan bahkan total kapitalisasi pasar MSIN pun tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini. (konrad)

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Butuh Dana Akuisisi, Wahana Interfood (COCO) Bakal Gelar Right Issue 10,678 Miliar Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Wahana Interfood Nusantara  Tbk (COCO) berencana...

WIKA Bangunan Gedung (WEGE) Raih Kontrak Pembangunan RSUD Rupit Rp128,59 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk...

IHSG ke Zona Merah, Turun 0,69% ke 7.389,399 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga sebagian besar saham ditutup melemah...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru