Divestasi Lagi 30 Juta Saham, Bos Paperocks Indonesia Dapat Cuan Segini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Catur Jatiwaluyo,  Direktur Utama PT Paperocsk Indonesia Tbk (PPRI) menjual sebanyak 30 juta unit (2,79%) sahamnya di perusahaan wadah kertas dan kemasan ini melalui BEI pada 20 November 2024.

Ini adalah penjualan saham PPRI kedua kali yang dilakukan oleh bos perusahaan tersebut. Pada 19 November 2024, Catur Jatiwaluyo juga telah menjual saham PPRI sebanyak 15 juta lembar seharga Rp105 per saham senilai Rp1,57 miliar .

Seperti dikutip dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/11/2024), tujuan Catur Jatiwaluyo menjual saham senilai Rp3,24 miliar adalah divestasi dengan kepemilikan saham langsung.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Catur Jatiwaluyo atas saham PPRI turun menjadi 155 juta lembar (14,42%), dari sebelumnya 185 juta lembar (17,21%).

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2024, pemegang saham emiten produsen wadah kertas dan plastik beraset Rp109,71 miliar  per September 2024  itu adalah sebagai berikut, Dillon Sutandar sebesar 26,05%,  Philip Sumali sebesar 26,05%, Catur Jatiwaluyo sebesar 22,31%, dan masyarakat sebesar 25,58%.

Sekedar informasi, PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI) adalah perusahaan yang didirikan  pada tahun 2011 dan bergerak dalam industri wadah kertas dan kemasan. Perusahaan mendistribusikan kemasan kertas food grade untuk restoran, kafe, dan bisnis makanan lainnya, seperti paper cup, paper wrap, paper bowl, dan paper bag. Perusahaan ini bertujuan untuk menyediakan kemasan yang ramah lingkungan dan aman untuk industri makanan dan minuman. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

OJK Perkuat Regulasi Tata kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat...

Porsi Asing Kalahkan Investor Lokal, Entitas Ini Kuasai 84,09% Saham PANI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk...

Ekuitas Membaik, BEI Cabut Saham RICY dari Daftar Pemantauan Khusus

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru