spot_img

Lontar Papyrus Pulp & Paper Lunasi Obligasi I Tahun 2021 Seri B Rp895,48 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI) telah melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I LPPI Tahap I Tahun 2021 Seri  B senilai total Rp895,48 miliar. Obligasi seri B berbunga tetap 9,25% per tahun.

Menurut Kosim Sutiono, Direktur LPPI dalam keterangan, Jumat (31/1/2025),  Perseroan telah menyetorkan dana sebesar Rp895,48 miliar sesuai jumlah pokok obligasi melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 30 Januari 2025.

Perlu diketahui, Obligasi Berkelanjutan I PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI) diterbitkan pada Januari 2022. Obligasi ini terdiri atas seri A sebesar Rp200 miliar dengan tenor 370 hari dan bunga tetap 6,25% per tahun, seri B Rp895,48 miliar berbunga tetap 9,25% per tahun dengan tenor tiga tahun, dan seri C Rp404,52 miliar memiliki tenor lima tahun dan bunga tetap 9,75% per tahun.

Bunga obligasi LPPI dibayarkan setiap tiga bulan dengan pembayaran pertama pada 26 April 2022, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing obligasi, yakni 6 Februari 2023 untuk seri A, pada tanggal 26 Januari 2025 untuk seri B, dan pada tanggal  26 Januari 2027 untuk seri C.

Dana dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan I LPPI Tahap I Tahun 2021, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sebesar 37,9% digunakan  untuk pembayaran utang Perseroan, dan  62,10% digunakan untuk modal kerja Perseroan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur Bisnis Bank Raya (AGRO) Kicky Andrie Devetra Mundur, Dapat Penugasan Baru di BRI Group

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Direktur Bisnis PT Bank Raya Indonesia Tbk...

BEI Terapkan Metodologi Price-Impact Ratio, Daftar Saham HSC Bertambah 37 jadi 51 Emiten

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory...

Direktur CYBR Borong 3,46 Juta Saham, Kepemilikan Patrick Rudolf Dannacher Naik

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Patrick Rudolf Dannacher, salah seorang Direktur PT...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru