back to top

Harga Emas Nyungsep, Pasar Kompak Tinggalkan Safe-Haven

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali turun pada akhir perdagangan Kamis (24/7/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (25/7/2025) WIB. Penurunan ini terjadi karena pasar mulai optimistis terhadap prospek kesepakatan dagang global.

Mengutip CNBC International, harga emas spot turun 0,6% dan ditutup di level US$3.367,72 per troy ounce. Sementara kontrak berjangka emas Amerika Serikat juga melemah 0,7% menjadi US$3.373,5 per troy ounce.

Optimisme pasar terlihat dari kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Jepang. Kini, pembicaraan antara AS dan Uni Eropa juga memberi harapan baru bagi pelonggaran ketegangan global.

Aakash Doshi dari State Street Investment Management menjelaskan sentimen pasar cenderung mendukung aset berisiko. “Pasar optimistis soal kesepakatan dagang — pertama antara AS dan Jepang, dan sekarang mungkin dengan Uni Eropa,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa penguatan pasar saham dan rendahnya volatilitas menjadi tekanan bagi harga emas untuk bergerak naik.

Rencana kesepakatan antara AS dan Uni Eropa disebut-sebut bisa mencakup tarif dasar 15% untuk barang-barang asal Eropa, dengan kemungkinan adanya pengecualian.

Sementara itu, langkah mengejutkan Presiden AS Donald Trump yang mendadak mengunjungi Federal Reserve pada Kamis menambah ketidakpastian terhadap arah kebijakan suku bunga ke depan.

Trump sebelumnya kerap mengkritik Gubernur The Fed Jerome Powell karena dianggap lambat memangkas suku bunga.

“Setiap potensi campur tangan terhadap independensi The Fed bisa menjadi sentimen positif bagi emas dalam jangka menengah hingga panjang,” ujar Doshi.

The Fed sendiri diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga pada pertemuan 29–30 Juli. Namun, pasar masih mengantisipasi kemungkinan penurunan suku bunga acuannya dari kisaran 4,25%–4,50% pada September mendatang.

Sebagai aset aman saat ketidakpastian ekonomi meningkat, emas biasanya tampil baik ketika suku bunga rendah.

Dari sisi data ekonomi, klaim pengangguran di AS secara tak terduga turun pekan lalu. Ini menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih cukup solid, meski laju perekrutan tetap melambat.

Selain emas, harga logam mulia lainnya juga ikut melemah. Harga perak turun 0,7% menjadi US$39,02 per ons. Palladium jatuh 3,3% ke US$1.235,93, sementara platinum turun 0,4% ke level US$1.405,90 per ons.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Menanti Hasil Perundingan Nuklir AS-Iran, Harga Emas Dunia Bergerak Stabil

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak stabil pada...

Perundingan Nuklir AS-Iran Diperpanjang, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia turun tipis sekitar...

Harga Emas Dunia Meroket Lagi, Investor Cari Aman di Tengah Tarif Baru AS dan Konflik Iran

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru