spot_img

BEI Cabut Suspensi, Saham DCII dan Emiten Ini Kembali Bisa Diperdagangkan Mulai Besok!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) mulai sesi I pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan keputusan pencabutan suspensi telah melalui penilaian bursa. “Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 6 Agustus 2025,” tulisnya dalam keterbukaan informasi di laman BEI, Selasa, (5/8/2025).

Sebelumnya, saham DCII dan MFIN sempat disuspensi karena mengalami pergerakan harga yang tidak biasa.

Saham DCII dihentikan sementara sejak sesi I pada 24 Juli 2025. Lonjakan harga yang signifikan menjadi alasan utama suspensi. Saat itu, saham DCII melesat 19,99% ke level Rp346.725 per saham.

Harga tersebut naik Rp57.775 dari sesi sebelumnya, sekaligus mencatat kapitalisasi pasar Rp826,50 triliun. Ini menjadi rekor tertinggi sepanjang tahun bagi DCII. Saham ini sempat menyentuh harga terendah Rp39.200 dalam 12 bulan terakhir. DCII juga memiliki rasio P/E sangat tinggi, yakni 770,47 kali.

Sementara itu, saham MFIN disuspensi lebih awal, yakni sejak sesi I pada Kamis, 18 Juli 2025. Saham ini mengalami penurunan harga kumulatif yang tajam.

Pada penutupan perdagangan 17 Juli 2025, MFIN anjlok 14,56% atau turun Rp150 ke level Rp880 per saham. Volume transaksi mencapai 12,14 juta lembar senilai Rp10,91 miliar. Sebelum terkoreksi, harga MFIN sempat menyentuh Rp980.

Dalam setahun terakhir, saham MFIN pernah menyentuh harga tertinggi di Rp4.180. Kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp4,40 triliun, dengan rasio P/E sebesar 9,05 kali. Dividend yield-nya mencapai 7,06% dengan dividen kuartalan Rp15,53 per saham.

BEI mengambil langkah suspensi sebagai mekanisme cooling down guna melindungi investor dari gejolak harga yang ekstrem. Kini, setelah dinilai stabil, saham DCII dan MFIN kembali bisa diperdagangkan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Transaksi Jumbo! SCG Chemicals Limited Divestasi 13,67% Saham Chandra Asri (TPIA) Senilai Rp12,52 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - SCG Chemicals Public Company Limited, Perusahaan asal...

Alfamart (AMRT) Tebar Dividen Jumbo Rp1,7 Triliun,  Investor Kantongi Rp41,5 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru