spot_img

Dirut Ratu Prabu Energi Burhanuddin Bur Maras Meninggal Dunia, Ini Jejak Karier Pendiri ARTI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar duka datang dari emiten sektor energi, PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI). Direktur Utama Perseroan, Burhanuddin Bur Maras, meninggal dunia pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Informasi ini disampaikan melalui keterbukaan informasi perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia. Manajemen ARTI melaporkan fakta material tersebut dengan nomor surat 040/RPE-CORSEC/OJK/IDX/VII/2026.

“Perseroan menyampaikan Bapak Burhanuddin Bur Maras yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Ratu Prabu Energi Tbk telah meninggal dunia pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2026,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi Senin (20/7/2026).

Manajemen memastikan kejadian ini tidak berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan. Dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, maupun kondisi keuangan emiten dinyatakan tidak ada.

Burhanuddin Bur Maras, atau yang akrab disapa Bur Maras, merupakan sosok penting di industri minyak dan gas (migas) nasional. Ia lahir di Desa Tebing Tinggi, Lahat, Sumatera Selatan, pada 14 Juli 1936 sebagai anak seorang polisi.

Perjalanan hidup Bur tergolong inspiratif. Meski berasal dari keluarga dengan ekonomi terbatas, Bur tetap bertekad menempuh pendidikan tinggi hingga ke Amerika Serikat. Ia merupakan lulusan Oklahoma State University dan New Mexico Institute of Mining and Technology Socorro, Amerika Serikat. Selama masa studi, Bur menjalani berbagai pekerjaan, mulai dari mencuci piring hingga menjadi pelayan restoran untuk membiayai hidupnya.

Di Oklahoma State University, Bur tercatat sebagai orang Indonesia pertama di kampus tersebut yang memperoleh pangkat letnan dua di militer Amerika Serikat. Namun, ia memutuskan meninggalkan karier militernya dan kembali ke Indonesia.

Sekembalinya ke Tanah Air, Bur mengembangkan bisnis di sektor minyak dan gas. Ia mendirikan PT Lekom Maras yang kemudian berkembang menjadi salah satu perusahaan besar di bidang non-destructive testing inspection.

Bur juga dikenal sebagai pendiri PT Ratu Prabu Energi Tbk. Berdasarkan data profil perusahaan, Bur bukan hanya pimpinan tertinggi di ARTI. Ia tercatat sebagai salah satu pemegang saham dari jajaran direksi. Ia memiliki 22.732.600 saham atau setara 0,29% dari total saham perseroan.

ARTI saat ini berada di bawah kendali PT Ratu Prabu sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 33,06% atau 2.591.776.837 saham. Pemegang saham lainnya adalah DP Bukit Asam sebesar 9,37%, masyarakat non-warkat 55,72%, serta komisaris Pradnando A. Ronoamiseno sebesar 1,54%. Sisanya dimiliki oleh masyarakat warkat sebanyak 0,02%.

Perusahaan yang bermarkas di Gedung Ratu Prabu 1, Jakarta Selatan ini bergerak di bidang Crude Petroleum and Natural Gas Prod. Saat ini, ARTI tercatat dalam Papan Pencatatan Pemantauan Khusus di bursa. Ratu Prabu Energi merupakan emiten sektor energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 30 April 2003.

Selain mendiang Bur, jajaran Direksi ARTI diisi oleh Gemilang Zaharin dan Glenn Boyd Lapian. Sementara posisi Komisaris Utama dijabat oleh Gregory Q Maras dengan Pradnando A. Ronoamiseno sebagai Komisaris Independen.

Selain dikenal sebagai pengusaha, Bur juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009. Salah satu pandangannya yang dikenal publik adalah dorongannya agar Indonesia keluar dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), seiring perubahan status Indonesia menjadi negara pengimpor minyak.

Di masa tuanya, Bur masih aktif menyampaikan pandangan mengenai pembangunan nasional, pengelolaan sumber daya alam, dan infrastruktur. Pesan yang kerap ia sampaikan kepada generasi muda adalah pentingnya memiliki cita-cita besar dan bekerja keras untuk mewujudkannya.

“Jangan ragu untuk bercita-cita tinggi dan lakukan upaya serius untuk meraih cita-cita itu,” ujar Bur Maras dalam wawancara yang dimuat Harian Kompas pada 17 April 2015.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Presiden Prabowo: Indonesia Berhasil Produksi B50, Siap Bangun 30-50 Pabrik Bioetanol dan Perkuat Industri Nasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa potensi...

BTN Raih Dua Penghargaan ASEAN Risk Awards 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk...

Kisah Rosyidah, Mantan PMI yang Sukses Bangun Usaha Olahan Laut Berkat Pelatihan BRI Peduli

STOCKWATCH.ID (INDRAMAYU)  – Empat tahun bekerja sebagai pekerja migran...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru