spot_img

BEI Soroti Volatilitas Saham BINO, Perma Plasindo Tegaskan Tak Ada Aksi Korporasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Perma Plasindo Tbk (BINO) menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi pergerakan saham perseroan. Penegasan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek BINO.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Rabu (22/7/2026), perseroan menjawab surat BEI Nomor S-08696/BEI.PP3/07-2026 mengenai permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi saham.

Direktur PT Perma Plasindo Tbk, Lie Fonda, mengatakan perseroan tidak mengetahui adanya informasi material yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 Tentang Keterbukaan Informasi Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik,” ujar Lie Fonda dalam keterbukaan informasi tersebut.

Perseroan juga menyampaikan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi harga efek perusahaan tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam ketentuan Bursa Efek Indonesia.

Selain itu, BINO mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu yang wajib dilaporkan sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Menjawab pertanyaan BEI mengenai rencana aksi korporasi, manajemen memastikan tidak memiliki agenda korporasi dalam waktu dekat yang dapat berdampak pada pencatatan saham perseroan di Bursa.

“Perseroan tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang),” kata Lie Fonda.

Perseroan juga menegaskan tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian material lainnya yang belum diungkapkan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Terkait kepemilikan saham, BINO telah meminta konfirmasi kepada pemegang saham utama. Hasilnya, pemegang saham utama tidak memiliki rencana melakukan perubahan kepemilikan saham di perseroan dalam waktu dekat.

“Berdasarkan konfirmasi kepada pemegang saham utama, sampai saat ini pemegang saham utama tidak memiliki rencana apa pun terkait perubahan kepemilikan sahamnya di Perseroan,” tulis manajemen.

- Advertisement -

Artikel Terkait

XLSMART Kantongi Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Siap Perluas Jaringan 4G-5G

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) ditetapkan...

Komisaris dan Direktur HERO Mundur Bersamaan, RUPSLB Putuskan Agustus 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) mengumumkan...

BI Rate Tetap 5,75%, IHSG Parkir di 6.334.476 Akhiri Reli 10 Hari

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru