back to top

Harga Emas Dunia Kembali Naik, Ini Pemicunya!

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat pada perdagangan Kamis (6/11/2025) waktu setempat atau Jumat pagi (7/11/2025) WIB. Penguatan ini didorong oleh pelemahan dolar AS dan meningkatnya minat investor terhadap aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi akibat penutupan pemerintahan Amerika Serikat dan keraguan hukum atas kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot tercatat naik 0,2% menjadi US$3.989,91 per ons pada pukul 18.40 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup mendekati stabil di US$3.991 per ons.

Dolar AS turun 0,3% setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam empat bulan pada sesi sebelumnya. Pelemahan dolar membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 1,3%.

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan meningkatnya permintaan emas terjadi karena kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian politik dan ekonomi di AS.

“Dengan penutupan pemerintahan AS dan keraguan Mahkamah Agung mengenai legalitas tarif Trump, kami melihat adanya kebangkitan minat terhadap aset aman,” ujarnya. Ia menambahkan, “(Emas) berada di jalur untuk menutup tahun dengan cukup baik … saya memperkirakan target akhir tahun di kisaran US$4.300 hingga US$4.400 per ons cukup masuk akal.”

Emas sering dianggap sebagai aset lindung nilai di masa ketidakpastian dan cenderung menguat saat suku bunga rendah.

Pekan lalu, Federal Reserve memangkas suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini. Pasar kini memperkirakan ada peluang 67% bank sentral AS akan memangkas suku bunga lagi pada Desember.

Sejumlah pejabat The Fed dijadwalkan berbicara hari ini, dan pasar menanti petunjuk lebih lanjut terkait arah kebijakan moneter ke depan.

Sementara itu, data dari ADP menunjukkan sektor swasta AS menambah 42.000 pekerjaan pada Oktober, melampaui perkiraan Reuters yang memproyeksikan kenaikan 28.000 pekerjaan.

Dalam catatannya, SP Angel menilai harga emas berpotensi keluar dari kisaran saat ini. “Kami akan terkejut jika emas tetap bergerak di sekitar US$4.000 per ons karena arus modal spekulatif mulai keluar, sementara pembelian dari bank sentral tetap menjadi penopang positif utama ke depan,” tulis SP Angel.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Menanti Hasil Perundingan Nuklir AS-Iran, Harga Emas Dunia Bergerak Stabil

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak stabil pada...

Perundingan Nuklir AS-Iran Diperpanjang, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia turun tipis sekitar...

Harga Emas Dunia Meroket Lagi, Investor Cari Aman di Tengah Tarif Baru AS dan Konflik Iran

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru