spot_img

Laba SGER Capai Rp207 Miliar, Pemegang Saham Sepakat Tak Bagikan Dividen

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026.

Emiten berkode saham SGER ini membukukan laba bersih sebesar Rp207,78 miliar sepanjang 2025. Namun, seluruh laba tersebut akan digunakan untuk memperkuat permodalan dan cadangan perusahaan.

“Menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025 sebesar Rp207.788.993.636,00. Sebesar Rp10.000.000.000,00 disisihkan untuk dana cadangan,” tulis manajemen SGER dalam ringkasan risalah rapat yang dikutip Minggu (31/5/2026).

Sisa laba bersih setelah penyisihan dana cadangan ditetapkan sebagai laba ditahan. Dengan demikian, tidak ada pembagian dividen tunai kepada pemegang saham untuk periode ini. Keputusan tersebut disetujui oleh 100% suara yang hadir dalam rapat.

Selain menetapkan penggunaan laba, pemegang saham juga menyetujui susunan pengurus perseroan untuk masa jabatan hingga 4 Mei 2029.

Susunan Direksi SGER adalah sebagai berikut:

  • Direktur Utama: Welly Thomas
  • Direktur: Venkateswara N. Venkatraman
  • Direktur: Raymond Ng Chi Ching

Sementara susunan Dewan Komisaris terdiri atas:

  • Komisaris Utama: Harris Muliawan
  • Komisaris Independen: Erwin Hardiyanto Tedjo

RUPST juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan selama tahun buku 2025.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham turut menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Tahap II Tahun 2025. Perseroan menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dalam pengelolaan dana yang dihimpun dari publik.

Terkait remunerasi, RUPST memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji dan tunjangan Direksi. Sementara itu, honorarium Dewan Komisaris dapat dinaikkan maksimal 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

SGER juga menunjuk kembali Kantor Akuntan Publik Morhan & Rekan untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026. Auditor tersebut sebelumnya memberikan opini wajar dalam semua hal yang material atas laporan keuangan Perseroan tahun buku 2025.

Rapat dihadiri pemegang saham yang mewakili 14,39 miliar saham atau setara 92,33% dari seluruh saham dengan hak suara sah yang telah dikeluarkan Perseroan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur CSIS Borong Saham Sendiri, Sinyal Apa di Balik Aksi Tjoea Aubintoro?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Tjoea Aubintoro, Direktur PT Cahayasakti Investindo...

Komisaris MAXI Candra Gunawan Borong 30 Juta Saham, Rogoh Kocek Miliaran

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Candra Gunawan menambah porsi kepemilikan sahamnya...

Lepas Seluruh Saham di Super Bank, Singtel Alpha Kantongi Dana Rp812,9 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. menjual...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru