back to top

Sawit Sumbermas (SSMS) Kantongi Kredit Sindikasi Rp5,2 Triliun, Dananya untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sawit Sumbermas Sarana tbk (SSMS) memperoleh kredit sindikasi perbankan senilai Rp5,2 triliun pada 18 November 2025. Sindikasi dipimpin oleh Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan anggota PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA), PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII), PT Bank KB  Indonesia Tbk (BBKP), dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI).

Direksi SSMS dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 19 November 2025 mengemukakan, pinjaman sindikasi perbankan ini memiliki bunga 8,75% per tahun. Adapun kredit sindikasi tersebut terdiri atas  Tranche A dengan jangka waktu 96 bulan, Tranche B bertenor 96 bulan dan Tranche C dengan tenor 12 bulan.

Menurut Direksi SSMS, pinjaman sindikasi  ini dijamin dengan jaminan Fidusia, beberapa bidang tanah, tanaman sawit, bangunan, sarana pelengkap serta  mesin dan peralatan pabrik, yang berlokasi di Provinsi Kalimantan Tengah.

Dana pinjaman sindikasi tersebut akan dipergunakan untuk pembiayaan kembali pinjaman sindikasi yang bertujuan untuk memperoleh manfaat dari jangka waktu pinjaman yang lebih optimal serta menciptakan pengelolaan struktur pendanaan yang lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan arus kas Perseroan.

Selain itu, dana tersebut juga untuk mendukung rencana aksi korporasi Perseroan, terutama pembiayaan atas akuisisi saham PT Sawit Mandiri Lestari (PT SML), dan sisanya untuk memperkuat dan menambah modal kerja Perseroan.

Seperti diketahui, saat ini SSMS mengelola 23 perkebunan seluas s115.584 hektar, memiliki delapan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas olah 540 ton per jam, satu KCP 180 ton per hari, dan satu PLTBg berkapasitas 1,5 MW. Akuisisi SML dengan luas lahan 11.046 hektar diperkirakan bakal memperkuat portofolio bisnis grup.

SSMS membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp691,44 miliar (Rp72,59 per saham) pada semester I 2025, melonjak 80,8% dibanding Rp382,40 miliar (Rp40,14 per saham) pada periode sama 2024.

Pendapatan bersih Perseroan  mencapai Rp7,19 triliun pada semester I 2025, tumbuh sebesar 39,78% dari Rp5,14 triliun pada periode sama tahun 2024. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Logisticsplus (LOPI) Raih Kontrak Jasa Angkutan Semen Bag dari SMCB, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT  Logisticsplus International Tbk (LPOI) telah menandatangani perjanjian...

Jelang Lebaran 2026, BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk...

WEGE Teken Kontrak Rp198,51 Miliar, Garap Halte BRT Metropolitan Mebidang, Sumatera Utara

STOCKWATCH (MEDAN) – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru