IHSG Masih Berpeluang Naik, BNI Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ DEWA, BULL, SMDR dan Deretan Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) —Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026). Prospek ini disampaikan CFP Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman.

Menurut Fanny, sentimen positif datang dari kenaikan bursa saham Amerika Serikat serta lonjakan harga komoditas nikel yang cukup signifikan. Meski begitu, investor diminta tetap waspada. IHSG telah menguat selama lima hari berturut-turut sehingga berpotensi mengalami koreksi jangka pendek.

“Tapi hati-hati karena sudah naik 5 hari berturut-turut, akan rentan koreksi,” ujarnya dalam laporan riset pagi.

Ia menyebut level support IHSG berada di kisaran 8.860–8.900. Sementara itu, area resistance berada di rentang 8.950–9.000.

Pada penutupan perdagangan Selasa (6/1/2026), IHSG kembali menguat 74,417 poin atau 0,84% ke level 8.933,609. Posisi ini lebih tinggi dibandingkan penutupan Senin (05/01/2026) di level 8.859,191.

Aliran dana asing tercatat mencatatkan net buy sekitar Rp911 miliar. Sejumlah saham menjadi incaran investor asing. Saham-saham tersebut antara lain RAJA, BBCA, BBRI, PTRO, dan ANTM.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menyiapkan daftar saham pilihan. “Trading idea hari ini: INCO, DEWA, BUVA, IATA, BULL, dan SMDR,” tambah Fanny.

Berikut rekomendasi saham dari BNI Sekuritas:

  1. INCO – Spec Buy
    • Area beli di Rp 5550-Rp 5600
    • Cutloss di bawah Rp 5550
    • Target dekat di Rp 5700-Rp 5800
  2. DEWA – Spec Buy
    • Area beli di Rp 800-Rp 815
    • Cutloss di bawah Rp 800
    • Target dekat di Rp 830-Rp 855
  3. BUVA – Spec Buy
    • Area beli di Rp 1570-Rp 1585
    • Cutloss di bawah Rp 1550
    • Target dekat di Rp 1620-Rp 1640
  4. IATA – Spec Buy
    • Area beli di Rp 168-Rp 172
    • Cutloss di bawah Rp 167
    • Target dekat di Rp 179-Rp 186
  5. BULL – Spec Buy
    • Area beli di Rp 505-Rp 510
    • Cutloss di bawah Rp 496
    • Target dekat di Rp 520-Rp 540
  6. SMDR – Spec Buy
    • Area beli di Rp 424-Rp 430
    • Cutloss di bawah Rp 420
    • Target dekat di Rp 444-Rp 458

- Advertisement -

Artikel Terkait

Cetak Laba Rp56,65 Triliun, BBRI Bagikan Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

BEI Depak 18 Emiten Termasuk SRIL, Inilah Daftar Lengkap Pemegang Saham dan Jajaran Manajemennya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembersihan...

BEI Resmi Delisting 18 Emiten Sekaligus Mulai November 2026, Ini Daftar Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan langkah...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru