STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menargetkan produksi 165–170 ribu barel setara minyak per hari (boepd) pada tahun 2026. Target ambisius Perseroan ini didorong oleh kontribusi proyek-proyek baru serta peningkatan kepemilikan operasi di sejumlah blok strategis.
Sementara pada tahun 2025, MEDC membukukann kinerja operasional yang solid Perusahaan energi tersebut berhasil mencatatkan produksi minyak dan gas sebesar 156 ribu barel setara minyak per hari (mboepd). Bahkan pada kuartal IV 2025, produksi minyak maupun gas MEDC sempat menembus level 178 mboepd.
Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, dalam keterangan tertulis, Rabu 28 Januari 2026 menjelaskan, pencapaian perseroan tidak hanya di sektor hulu migas tapi lini ketenagalistrikan, MEDC yang juga menunjukkan kinerja mengesankan.
Sepanjang 2025, jelas Roberto, penjualan listrik Medco mencapai 4.371 GWh, dengan pertumbuhan signifikan dari energi terbarukan. Pembangkit listrik panas bumi dan energi bersih baru di Ijen dan Bali Timur menjadi penggerak utama. MEDC mencatatkan pertumbuhan penjualan energi terbarukan hingga 25 persen.
Dari sisi cadangan, papar Roberto, MedcoEnergi berhasil meningkatkan cadangan terbukti dan terduga (2P) menjadi 564 juta barel setara minyak (mmboe), naik dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks umur cadangan pun membaik menjadi 11,4 tahun, mencerminkan fondasi jangka panjang yang semakin kuat. Sementara itu, sumber daya kontinjensi (2C) tercatat mendekati 1 miliar boe.
Menurut Roberto, pencapaian knerja operasional yang positif sepanjang 2025 juga ikut berimbas terhadap pemegang saham. Sepanjang 2025, MedcoEnergi membukukan total imbal hasil pemegang saham sebesar 27 persen, dengan pengembalian dana US$110 juta melalui dividen dan pembelian kembali saham.
“Memasuki 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, eunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal,” ujarnya. (konrad)
