STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS), perusahaan jasa logistik komoditas melalui sungai dan laut yang melayani pasar domestik maupun internasional resmi mengoperasikan armada terbarunya di Sungai Salai, Kalimantan pada Kamis (29/1/2026).
Satu set armada tersebut terdiri atas kapal tugboat (tunda) TB Hasnur 2 7 dengan 2 .200 horsepower (HP) dan barge (tongkang) BG Hasnur 331 3 berkapasitas 10. 300 metrik ton. Dengan pengoperasian armada baru ini, total armada milik HIS kini mencapai 23 set armada. Peluncuran ini memperkuat kapasitas angkutan dan keandalan operasional perseroan.
Penambahan armada TB Hasnur 27 dan BG Hasnur 3313 merupakan bagian dari strategi HIS dalam menjaga kesiapan armada secara berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan operasional di jalur sungai dan sungai –laut. Armada ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengangkutan serta mendukung kelancaran distribusi komoditas pelanggan.
Secara teknis, BG Hasnur 3313 memiliki kapasitas angkut hingga 10.300 metrik ton (MT) , sementara TB Hasnur 27 dilengkapi dengan mesin bertenaga 2. 000 horsepower, yang dirancang untuk menunjang kinerja penarikan barge secara optimal dan andal di berbagai kondisi operasional.
Direktur Operasi PT Hasnur Internasional Shipping Tbk Laorentina Devi menyampaikan bahwa penguatan armada dilakukan dengan pendekatan yang terukur dan berorientasi pada keberlanjutan kinerja.
“Pengoperasian TB Hasnur 27 dan BG Hasnur 3313 merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan armada HIS tetap siap, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Dengan total 23 set armada yang kami miliki saat ini, kami optimis dapat menjaga ke andalan layanan sekaligus mengelola biaya secara disiplin,” ujar Laorentina Devi dalam keterangan resmi, dikutip Senin (09/2/2026).
Lebih lanjut, Laorentina Devi menambahkan bahwa pengembangan armada HIS senantiasa memperhatikan aspek keselamatan dan standar operasional.
“Kami memastikan setiap armada yang dioperasikan memenuhi standar keselamatan dan keandalan teknis. Armada yang terjaga kualitasnya menjadi fondasi penting dalam mendukung produktivitas serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemangku kepentingan, termasuk investor,” tambahnya.
Bagi HAIS, penguatan armada merupakan bagian dari strategi jangka menengah untuk meningkatkan produktivitas, fleksibilitas layanan, dan daya saing di industri pelayaran komoditas. Langkah ini juga sejalan dengan fokus perseroan pada operational excellence , tata kelola perusahaan yang baik, serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
