STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Selasa (30/6/2026). Pergerakan pasar di wilayah ini tampak melepaskan diri dari tren yang terjadi di Wall Street.
Mengutip CNBC, sejumlah bursa utama mencatat penguatan namun beberapa indeks lainnya justru berakhir di zona merah. Laporan tersebut menyebutkan bahwa kondisi pasar saat ini sedang “menutup dengan hasil beragam, memisahkan diri dari barisan Wall Street.”
Indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak 0,86% ke posisi 70.062,32. Langkah serupa diikuti oleh indeks Kospi Korea Selatan yang menguat 0,97% ke level 8.476,48.
Di sisi lain, bursa Australia mencatatkan hasil negatif. Indeks acuan S&P/ASX 200 melemah 0,51% dan ditutup pada angka 8.778,7.
Tekanan juga melanda pasar saham Hong Kong. Indeks Hang Seng turun tipis 0,63% untuk menetap di posisi 22.881,02.
Berbeda dengan Hong Kong, bursa China daratan justru menunjukkan performa positif. Indeks CSI 300 tercatat naik 1,07% ke level 4.979,43.
Indeks Shanghai Composite meningkat 0,5% ke posisi 4.094,397. Sementara itu, indeks Shenzhen Component melonjak signifikan sebesar 2,48% ke angka 16.205,557.
Indeks Taiwan menjadi jawara di kawasan ini dengan lonjakan tajam 2,5% ke level 46.125,91. Indeks SETI Thailand juga ikut menghijau 0,85% ke posisi 1.591,24.
Hasil kurang memuaskan terlihat pada indeks STI Singapura yang terkoreksi 0,73% ke level 5.170,65. Indeks Nifty 50 India juga turun 0,34% ke posisi 23.865,75. Sementara itu, bursa Malaysia tidak mengalami perubahan atau stagnan di angka 1.664,06

