back to top

Meski Pendapatan Naik, Laba Mega Manunggal (MMLP) Anjlok 73,86% pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pendapatan bersih emiten pengembang dan pengelola properti logistic modern  PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) naik 3,59% jadi Rp355,65 miliar pada 2025, dari Rp343,32 miliar pada tahun 2024.

Mayoritas pendapatan Perseroan tahun lalu berasal dari sewa kantor dan gudang  yakni sebesar Rp317,48 miliar atau sekitar 89,26% dari total pendapatan.  Sedangkan pendapatan utilitas dan jasa penasehat dana strategis menyumbang, masing-masing sebesar Rp18,77 miliar dan Rp7,03 miliar sepanjang tahun 2025.

Meski pendapatan naik, laba emiten pengelola properti  beraset Rp6,61 triliun per Desember 2025 tersebut anjlok sebesar 73,86% menjadi Rp62,21 miliar (Rp9 per saham) pada 2025, dari Rp241,83 miliar (Rp35 per saham) pada tahun 2024.

Penurunan laba di tengah kenaikan pendapatan MMLP, menurut laporan keuangan Desember 2025 yang dipublikasikan, Senin 23 Februari 2026, disebabkan antara lain oleh peningkatan beban operasi yang lebih tinggi dari pendapatan yakni sebesar 8,95% menjadi Rp150,92 miliar  pada 2025, dari Rp138,51 pada 2024.

Beban terbesar MMLP adalah gaji dan tunjangan yakni sebesar Rp55,29 miliar. Adapun provisi atas penurunan nilai piutang lain-lain, utilitas dan imbalan pasca kerja, menyumbang beban masing-masing Rp2,54 miliar, Rp16,97 miliar, dan Rp10,2 miliar. Perseroan juga mencatat  biaya keuangan  sebesar Rp157,61 miliar dan pajak penghasilan final sebesar Rp35,39 miliar pada tahun lalu.

Selain itu, kenaikan nilai wajar atas properti investasi hanya sekitar Rp23,66 miliar,  turun tajam 88,18% dari tahun sebelumnya Rp200,25 miliar pada tahun 2024.  Hal ini menyebabkan laba sebelum pajak MMLP merosot 72,42% menjadi Rp69,58 miliar pada 2025 dibanding Rp252,39 miliar pada 2024. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank China Construction (MCOR) Bukukan Laba Rp301,94 Miliar pada 2025, Naik 2,21%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk...

OJK Serahkan 3 Tersangka Kredit Fiktif Rp32,43 Miliar ke Jaksa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan tiga...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru