STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp572,54 miliar (Rp6,62 per saham) pada 2025. Angka ini anjlok tajam 96,94% jika dibandingkan capaian Rp18,72 triliun (Rp264,49 per saham) pada periode yang sama tahun 2024.
Menurut laporan keuangan per Desember 2025, yang dipublikasikan Senin (2/3/2026), pendapatan usaha perseroan mencapai Rp9,03 triliun. Raihan ini turun 21,48% dari Rp11,50 triliun pada tahun 2024.
Penurunan pendapatan ikut menekan laba bruto emiten properti ini. Laba bruto perseroan merosot 35,92% menjadi Rp3,17 triliun pada 2025 dibanding Rp4,95 triliun pada tahun 2024.
Sejalan dengan hal tersebut, EBITDA perseroan juga mengalami penyusutan. Angkanya turun menjadi Rp1,36 triliun dari pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp2,52 triliun.
Dari sisi neraca keuangan, perseroan memiliki total aset sebesar Rp49,24 triliun per Desember 2025. Jumlah ini menurun 8,43% dari Rp53,78 triliun per Desember 2024.
Sementara itu, jumlah liabilitas perseroan berkurang menjadi Rp18,19 triliun dari sebelumnya Rp22,83 triliun. Ekuitas perseroan per Desember 2025 naik tipis menjadi Rp31,05 triliun dari Rp30,94 triliun.
