back to top

IHSG Rawan Koreksi Makin Dalam, BNI Sekuritas Sarankan ‘Beli’ AMRT, MEDC hingga ASII

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi rawan melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks saham akan menguji level ketahanan bawah atau support terdekatnya.

Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks masih berisiko mengalami tekanan jual yang cukup kuat.

“IHSG masih potensi melemah kembali dengan tes support 7.900. Hati2 jika break 7.900, potensi koreksi hingga 7.450,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan saham Selasa (03/3/2026). Berdasarkan data RTI Business, IHSG turun 77,065 poin atau melemah 0,96% ke level 7.939,767, dari penutupan Senin (02/3/2026) di level 8.016,833.

Meski dibuka menguat di level 8.059,868, IHSG kembali terpuruk, bahkan jatuh di bawah level 8.000. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.098,392 dan terendah di posisi 7.932,520.

Penurunan indeks ini sejalan dengan aksi jual bersih oleh investor asing. Total nilai jual bersih asing mencapai sekitar Rp1,17 triliun.

Sejumlah saham emiten tambang dan perbankan menjadi sasaran utama jual para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi ANTM, BBRI, AADI, MDKA, dan INCO.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 7.650-7.750. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 8.000-8.050.

Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading Idea hari ini: AMRT, MEDC, PGAS, BUVA, ASII, dan KLBF,” imbuhnya.

Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:

AMRT – Buy on Weakness

Area beli: Rp1.560 – Rp1.600

Cut loss: di bawah Rp1.540

Target dekat: Rp1.640 – Rp1.670

MEDC – Spec Buy

Area beli: Rp1.860 – Rp1.900

Cut loss: di bawah Rp1.850

Target dekat: Rp1.920 – Rp1.990

PGAS – Spec Buy

Area beli: Rp2.320 – Rp2.400

Cut loss: di bawah Rp2.240

Target dekat: Rp2.450 – Rp2.500

BUVA – Spec Buy

Area beli: Rp1.200 – Rp1.240

Cut loss: di bawah Rp1.200

Target dekat: Rp1.300 – Rp1.360

ASII – Buy on Weakness

Area beli: Rp6.175 – Rp6.275

Cut loss: di bawah Rp6.050

Target dekat: Rp6.425 – Rp6.500

KLBF – Buy on Weakness

Area beli: Rp1.020 – Rp1.035

Cut loss: di bawah Rp1.020

Target dekat: Rp1.045 – Rp1.085

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Kedawung Setia Industrial (KDSI) Anjlok 61,91% pada 2025, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Penjualan bersih PT Kedawung Setia Industrial Tbk...

IHSG Pagi Ini Anjlok Lagi 1,15%, Bursa Asia Rontok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Aksi Jual Berlanjut! Dana Pensiun BPD Jateng Kembali Lepas 243.900 Saham YOII

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Aksi jual atas saham PT Asuransi Digital...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru